Benar Mana, Ibu Kota atau Ibukota? Yuk, Cari Tahu Selengkapnya Di Sini

Ilustrasi: Ejaan Yang Disempurnakan (KalderaNews.com/lst.)
Ilustrasi: Ejaan Yang Disempurnakan (KalderaNews.com/lst.)
Sharing for Empowerment

JAKARTA, Kaldera.News.com – Baru-baru ini, istilah IKN menjadi santer dibicarakan. IKN yang rencananya sebagai pusat pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia itu baru saja memiliki logo baru. Ya, IKN atau Ibu Kota Negara (selanjutnya disebut Ibu Kota Nusantara) telah memiliki logo resmi setelah diumumkan oleh Presiden Jokowi pada 30 Mei 2023 lalu.

Logo baru yang dipakai secara resmi adalah logo desainer asal Bandung, Aulia Akbar. Setelah melalui berbagai seleksi secara ketat, akhirnya logo Aulia Akbar tersebut diputuskan menjadi logo resmi IKN. Logo bertema Pohon Hayat (Pohon Kehidupan) tersebut akhirnya keluar sebagai pemenang sayembara,mengalahkan 500 tim lebih lainnya. Nah, kembali ke soal penulisan, yang benar memakai kata Ibu Kota (dipisah) atau Ibukota (tanpa dipisah)?

Manakah yang benar dan merupakan kata baku menurut Ejaan Bahasa Indonesia? Menggunakan kata dipisah, Ibu Kota atau disambung sehingga menjadi Ibukota? Nah, soal penulisan tersebut, sebenarnya juga terdapat banyak pendapat. Berikut penjelasan lengkapnya.

BACA JUGA:

Bila kita merujuk ke ejaan lama, penulisan ibu kota memang disatukan (tidak dipisah menjadi dua kata). Kita contohkan dengan kata DKI Jakarta. Pada singkatan DKI, menjadi Daerah Khusus Ibukota. Bukan Daerah Khusus Ibu Kota (sehingga menjadi sigkatan DKIK). Nah, bila kita merujuk kepada ejaan lama memang demikian, disambung menjadi satu kata. Sampai sekarang, tetap DKI, bukan DKIK. Yang demikian merupakan ejaan Belanda pada masa lalu.

Beda dengan ejaan Bahasa Indonesia yang terbaru, yang merujuk kepada ejaan Inggris. Ejaan Belanda memang disambung, namun ejaan Inggris dipisahkan menjadi dua kata. Jadi, penggunaan kata yang tepat untuk saat ini adalah dipisah. Karena merujuk kepada aturan baru bahasa baku yang mengharuskan dua kata majemuk dipisah.

Sehingga, penggunaan kata yang tepat untuk penyebutan IKN adalah Ibu Kota Negara. Karena jika merujuk ke ejaan lama tentu hanya menjadi singkatan IN (Ibukota Negara). Jadi, sudah paham kan? Yang benar adalah dengan memisahkan dua kata, Ibu dan Kota.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*