Seminar UNPAS: Perguruan Tinggi Berpotensi Jadi Sarang Kekerasan Seksual

Ilustrasi: Kampanye Aksi Nyata Kita Melawan Kekerasan Berbasis Gender. (KalderaNews.com/Ist.)
Ilustrasi: Kampanye Aksi Nyata Kita Melawan Kekerasan Berbasis Gender. (KalderaNews.com/Ist.)
Sharing for Empowerment

BANDUNG, KalderaNews.com – Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) Universitas Pasundan (UNPAS) gelar seminar “Mewaspadai Bahaya Kekerasan Seksual”.

Seminar ini mengundang kurang lebih 40 perwakilan Satgas PPKS dari 19 perguruan tinggi di bawah LLDIKTI Wilayah IV.

Acara ini bertujuan untuk saling bertukar informasi, strategi, dan langkah-langkah konkret dalam mencegah dan menangani kekerasan seksual.

BACA JUGA:

Berdasarkan data Kementerian PPPA, 25.050 perempuan menjadi korban kekerasan sepanjang 2022. Jumlah tersebut meningkat 15,2 persen dari tahun sebelumnya, yaitu 21.753 kasus.

Pada 2021, Komnas Perempuan mencatat persentase kasus kekerasan seksual mencapai 76 persen dan menjadi yang tertinggi dibanding bentuk kekerasan lainnya.

Misalnya, kekerasan fisik, penelantaran, kekerasan mental, trafficing dan juga eksploitasi kepada perempuan.

Wakil Rektor Bidang Belmawabud Dr. Cartono, M.Pd., M.T. menuturkan, arus globalisasi kian deras melunturkan norma, nilai, etika, dan adab di masyarakat.




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*