5 Penyebab Anak Usia Dini Sering Marah Meledak-Ledak

Sharing for Empowerment

1). Anak Usia Dini Masih Belajar Mengenali Emosi dan Mengontrol Diri

Menurut Putri, marah adalah hal yang normal pada anak sebagaimana orang dewasa juga merasakannya. Namun, perbedaan anak usia dini dan orang dewasa terletak pada kemampuan mengelola emosinya. Anak-anak usia dini masih dalam tahap belajar mengenali emosi.

“Marah adalah emosi dasar, sehingga rasa marah yang dirasakan anak adalah hal yang normal. Kita perlu memahami bahwa marah adalah rasa yang muncul karena ada yang menghalangi kita untuk mendapatkan sesuatu yang kita inginkan. Oleh karena itu, anak-anak akan menunjukkan emosi marahnya jika keinginannya tidak terpenuhi. Namun, berbeda dengan orang dewasa, anak-anak belum memiliki kemampuan mengelola emosi yang baik sehingga menunjukkannya dengan amarah tiba-tiba.” jelasnya.

Tak hanya itu, ia juga menambahkan bahwa secara neurologis, fungsi eksekutif otak anak usia dini yang bertanggung jawab dalam kontrol diri memang belum berkembang secara optimal.

“Selain itu, secara neurologis, fungsi eksekutif otak anak usia dini (yang bertanggung jawab dalam kontrol diri) memang masih belum berkembang secara optimal.” tambahnya.




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*