2024 Adalah Tahun Kabisat, Begini Cara Menghitungnya!

Tahun Kabisat. (Ist.)
Tahun Kabisat. (Ist.)
Sharing for Empowerment

JAKARTA, KalderaNews.com – Tahun ini merupakan tahun kabisat, di mana ada penambahan hari di bulan Februari. Jumlah hari di Februari bukan 28 hari, tetpai 29 hari.

Tahun kabisat merupakan periode waktu dalam satu tahun yang terdiri atas 366 hari. Ini beda dari biasanya, yaitu jumlah hari dalam satu tahun, 365 hari.

Perhitungan ini berdasar Bumi yang mengorbit Matahari selama 365,25 hari. Lalu, periode hari itu dibulatkan dalam satu tahun kalender menjadi 365.

Nah, untuk mengganti sebagian hari yang hilang (0,25), lantas ditambahkan satu hari ke kalender setiap empat tahun. Tahun penambahan ini kemudian disebut kabisat.

BACA JUGA:

Cara menghitung

So, menurut penjelasan di laman LAPAN, begini cara menentukan tahun kabisat:

  1. Bila angka tahun habis dibagi dengan 400, maka tahun tersebut adalah tahun kabisat.
  2. Jika angka tahun tidak habis dibagi dengan angka 400, tapi malah habis dibagi angka 100, maka tahun tersebut bukan tahun kabisat.
  3. Apabila angka tahun tidak habis dibagi 400 ataupun 100, tapi habis dibagi dengan angka 4, maka tahun itu adalah tahun kabisat.
  4. Jika angka tahun tersebut tidak habis dibagi 400, 100, maupun 4, maka dipastikan tahun tersebut bukanlah tahun kabisat.

Tahun kabisat itu penting lho!

Tahun kabisat menjadi hal yang penting agar tahun kalender sesuai dengan tahun Matahari.

Ini berarti, jumlah waktu yang dibutuhkan Bumi untuk melakukan perjalanan mengelilingi Matahari akan cocok.

Namun, perhitungan tahun kabisat tidak hanya terjadi di Bumi. Karena, planet lain pun memiliki tahun kabisat, lantaran orbit yang mengelilingi Matahari (tahun) dan rotasi pada porosnya (hari) tidak sejajar sempurna.




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*