Kemenag Luncurkan Pengasuhan Ramah Anak di Ponpes, Cegah Perundungan Terhadap Santri

Ilustrasi: Santri. (Ist.)
Ilustrasi: Santri. (Ist.)
Sharing for Empowerment

JAKARTA, KalderaNews.com – Kementerian Agama (Kemenag) mengeluarkan regulasi terkait pengasuhan ramah anak di pesantren untuk mencegah perundungan santri.

Regulasi ini dituangkan dalam Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 1262 Tahun 2024.

Isinya merujuk pada Petunjuk Teknis (Juknis) pengasuhan Ramah Anak di Pesantren yang disusun bersama perangkat pemerintahan terkait, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), para pengasuh pesantren, akademisi dan praktisi anak.

Regulasi ini kemudian diteken langsung oleh Dirjen Pendis, Muhammad Ali Ramdani, pada 4 Maret 2024 kemarin.

BACA JUGA:

Juknis ini berisi tentang Pengasuhan Pesantren yang Ramah Anak; Tata Cara Pengasuhan di Pesantren; Tata Cara Perlindungan Anak dalam Pengasuhan; Sumber Daya Pendukung dan Pemantauan, Evaluasi, dan Laporan.

“Pelindungan anak terhadap berbagai tindakan kekerasan merupakan kewajiban negara,” demikian yang tertulis dalam Juknis Kemenag.

Plt. Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren), Waryono, menyebutkan bahwa Juknis pengasuhan pesantren ramah anak ini bertujuan sebagai panduan bagi pesantren dalam pengasuhan anak di pesantren.




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*