Jangan Bebani Guru dengan Tapera, Utang Kami Sudah Banyak!

Program perumahan. (by freepik)
Program perumahan. (by freepik)
Sharing for Empowerment

JAKARTA, KalderaNews.com – P2G meminta kepada pemerintah agar guru tidak dibebani lagi dengan Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera). Utang kami sudha banyak, Pak!

Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) menyayangkan jika Tapera juga berlaku bagi profesi guru.

“Gaji guru non-ASN itu sudah banyak dipotong. Tapera akan menjadi beban tambahan bagi guru dengan gaji yang sangat kecil.”

Demikian dikatakan Kabid Advokasi Guru P2G, Iman Zanatul Haeri.

BACA JUGA:

Guru banyak utang, ada yang terjerat pinjol

Menurut Iman, ketakmampuan guru tersebut dibuktikan dengan laporan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Data itu menunjukkan bahwa 42 persen guru terjerat pinjol untuk mencukupi kehidupannya.

“Survei IDEAS pun menunjukkan bahwa 79,6 persen guru memiliki utang kepada teman, keluarga, koperasi, dan BPR,” ujarnya.

Iman pun tak bisa membayangkan betapa berat potongan Tapera bagi para guru, apalagi dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) sebesar Rp2 juta.

Siapkan program khusus untuk perumahan guru

Maka, P2G meminta pemerintah tidak menjadikan guru sebagai peserta Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera).

Lantaran, saat ini penghasilan guru sangat kecil dan telah memiliki beban potongan yang banyak.




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*