Ramai Skandal Guru Besar, Mendikbudristek Jangan Biarkan Ini!

Topi toga untuk wisuda. (Ist.)
Topi toga untuk wisuda. (Ist.)
Sharing for Empowerment

JAKARTA, KalderaNews.com – Sejumlah guru besar dari Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN BH) soroti skandal jabatan guru besar. Mendikbudristek jangan biar skandal ini!

Sebanyak 17 Dewan Guru Besar dari PTN BH ini bergabung dalam Majelis Dewan Guru Besar PTNBH.

Mereka menyoroti praktik mengejar jabatan guru besar tanpa mengikuti aturan yang berlaku, melanggar moral, etika, dan integritas akademik.

BACA JUGA:

Mendikbudristek membiarkan?

Ketua MDGB PTNBH, Andi Pangerang Moenta menyatakan berbagai praktik pelanggaran itu justru dibiarkan dan tidak ada tindakan tegas dari pemerintah.

“Mendikbudristek membiarkan hal itu. Tidak ada upaya untuk meluruskan dan membersihkan proses pengusulan guru besar/profesor dari anasir buruk praktik tersebut,” ujar Andi.

MDGB PTNBH pun meminta sivitas akademika di semua kampus tetap menjaga moral universitas dalam proses jabatan guru besar.

MDGB PTNBH juga mendesak Mendikbudristek, Nadiem Makarim segera mencegah praktik buruk dalam proses pengusulan calon guru besar serta menghentikan proses pengusulan ketika terdapat kejanggalan.

Mendikbudristek harus menjamin tidak terjadi lagi praktik kecurangan dalam proses pengusulan jabatan akademik guru besar.

Pun berani mencabut jabatan guru besar yang diperoleh dengan cara tak wajar dan melanggar moral, etika, dan integritas akademik.

Desak Jokowi!

Dewan guru besar ini juga mendesak Presiden Jokowi memberi perhatian kepada dunia pendidikan melalui kebijakan dan penciptaan suasana akademik dengan menerapkan nilai-nilai moral, etika, dan integritas akademik.

Pemerintah juga mesti menciptakan dan menjaga suasana akademik tetap berlandaskan ketentuan peraturan perundang-undangan dengan jujur dan konsisten.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*