Apes! Seorang Siswa SMK di Banjarnegara yang Hendak Bolos Sekolah Tersengat Listrik, Videonya Viral di Sosmed

Ilustrasi tersetrum listrik
Ilustrasi tersengat listrik (dok.Pixabay)
Sharing for Empowerment

BANJARNEGARA, KalderaNews–  Sosial media dihebohkan dengan video yang menampilkan seorang siswa SMK di Banjarnegara tersengat listrik saat akan bolos sekolah.

Ia tak sadarkan diri di tepi lantai 3 gedung sekolah setelah kakinya tersangkut kabel jaringan listrik.

Siswa tersebut kabur lewat jendela sekolah dan diduga hendak membolos. Insiden nahas pada siswa tersebut terjadi di SMK HKTI 2 Purwareja Klampok, Banjarnegara.

Dalam video yang beredar, pelajar itu tampak tergeletak tak sadarkan diri di balkon sempit lantai tiga gedung sekolah, sementara kakinya tersangkut di kabel listrik.

Peristiwa ini terjadi saat jam istirahat sekolah, Selasa, 10 September 2024, pukul 10.00 WIB. Beruntung, korban bisa diselamatkan namun ia harus mengalami luka bakar.

BACA JUGA:

Guru dan siswa lakukan penyelamatan dengan dramatis

Korban pun harus dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan intensif. Melihat kejadian tersebut, guru dan siswa di sekolah melakukan penyelamatan.  Penyelamatan ini berlangsung dramatis karena berada di ketinggian sekitar 20 meter.

Kapolsek Purwareja Klampok, Iptu Imam Sanyoto mengatakan, korban diketahui atas nama R kelas 10 siswa SMK HKTI 2 dan tercatat sebagai warga Kecamatan Mandiraja. Insiden terjadi sekitar pukul 10.15 Wib.

Korban berniat bolos sekolah

Berdasarkan keterangan awal, ternyata korban berniat meninggalkan jam pelajaran, kemudian pergi melalui lorong pinggir lantai tiga gedung sekolah yang berdekatan dengan jaringan listrik.

“Diduga korban hendak melompat ke tiang PLN, namun nahas dia malah menyentuh salah satu kabel hingga tersengat aliran listrik,” jelasnya.

Korban kemudian segera dilarikan ke Rumah Sakit Emanuel Banjarnegara guna menjalani perawatan medis.

“Saat ini kondisi korban sudah berangsur membaik, hanya menderita luka bakar di bagian lengan kiri dan telapak kaki sebelah kiri,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala SMK HKTI 2, Agung Budi Santoso mengatakan, saat kejadian tersebut waktu jam istirahat belajar, korban memasuki area yang seharusnya tidak dilalui oleh para pelajar.

“Korban atas nama R kelas 10. Saat ini kondisinya semakin membaik. Kami mengimbau kepada semua siswa SMK HKTI 2 untuk mematuhi apa yang menjadi ketetapan sekolah agar hal serupa tidak terulang lagi,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


1,054 views