
The Path To Financial Freedom, EduFulus – Investor asing terus melakukan transaksi jual bersih (net sell) saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Yuk kenali pengaruh net sell!
Istilah net sell sendiri merujuk pada aktivitas jual saham yang dilakukan investor asing di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Net sell terjadi saat transaksi jual lebih mendominasi dibandingkan transaksi beli.
SIMAK JUGA: Jual Beli Saham Seharusnya Mulai Diajarkan Bukan Saat Mahasiswa, Tapi Sejak SD
Nah, berikut 10 saham net sell terbesar asing ada transaksi Rabu, 8 Januari 2025:
- PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 73,15 miliar
- PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp 48,58 miliar
- PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 40,13 miliar
- PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 36,9 miliar
- PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 34,77 miliar
- PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) Rp 24,57 miliar
- PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) Rp 23,39 miliar
- PT Astra International Tbk (ASII) Rp 22,42 miliar
- PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) Rp 19,32 miliar
- PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) Rp 17,1 miliar
Apa itu net sell?
Dalam dunia pasar modal, ada istilah Net Sell Asing dan Net Buy Asing.
Keduanya adalah aktivitas jual dan beli aset finansial oleh investor asing di pasar saham suatu negara.
Net Buy Asing merupakan aktivitas investor asing yang melakukan pembelian bersih saham di pasar domestik suatu negara dalam kurun waktu tertentu.
Sementara, Net Sell Asing adalah aktivitas investor asing yang melakukan penjualan bersih saham di pasar domestik suatu negara dalam kurun waktu tertentu.
Aktivitas Net Sell Asing menunjukkan terdapat lebih banyak saham yang dijual daripada yang dibeli oleh investor asing.
SIMAK JUGA: Kupas Tuntas January Effect dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya
Pengaruh net buy dan net sell
Kedua transaksi tersebut tentu memiliki pengaruh signifikan terhadap pasar keuangan suatu negara, antara lain:
Nilai Tukar
Net Buy Asing cenderung mendukung penguatan mata uang domestik, lantaran permintaan meningkat. Sedangkan, Net Sell Asing dapat melemahkan mata uang domestik sebab penawaran meningkat.
Harga Aset
Aktivitas Net Buy Asing akan meningkatkan harga aset di pasar domestik karena meningkatnya permintaan. Sementara, Net Sell Asing bisa menekan harga aset karena penawaran lebih besar dari permintaan.
Sentimen Pasar
Kedua aktivitas ini dapat berpengaruh terhadap sentimen pasar. Net Buy Asing menimbulkan kepercayaan positif dalam pasar, sementara Net Sell Asing menciptakan ketidakpastian dan kekhawatiran.
SIMAK JUGA:
Apa yang harus dilakukan?
So, bagi investor, menghadapi fenomena Net Buy Asing dan Net Sell Asing membutuhkan pemahaman yang mendalam tentang dinamika pasar dan kemampuan untuk mengambil langkah yang tepat.
Berikut beberapa tindakan tepat yang bisa dilakukan:
- Pahami sentimen pasar yang bisa berubah cepat dan tidak selalu mencerminkan fundamental ekonomi yang sebenarnya. Maka, investor mesti lebih tenang serta tak terburu-buru mengambil keputusan.
- Pertimbangkan nilai tukar terhadap portofolionya. Penggunaan instrumen investasi yang tepat tentu dapat melindungi portofolio dari fluktuasi mata uang.
- Investor bisa melakukan pendekatan rasional pada perubahan pasar yang terjadi lantaran aktivitas net buy asing dan net sell asing.
SIMAK JUGA: 79 Persen dari 14,81 Juta Investor Pasar Modal (SID) Adalah Generasi Muda di Bawah Usia 40 Tahun
SIMAK JUGA: Urgensi Orkestrasi Edukasi dan Literasi Keuangan
* Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus lainnya di Google News. Dus, jika Anda ingin bekerjasama dengan kanal EduFulus, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply