JAKARTA, KalderaNews.com – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengumumkan bahwa pada tahun 2025 mereka menjalankan program revitalisasi terhadap sebanyak 10.440 satuan pendidikan yang tersebar di seluruh Indonesia.
Program ini mencakup seluruh jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, SD, SMP, SMA/SMK, hingga SKB/PKBM dan SLB.
Direktur Jenderal PAUD Dikdasmen, Gogot Suharwoto, menyampaikan bahwa saat ini belum semua satuan pendidikan telah masuk dalam daftar penerima bantuan revitalisasi.
BACA JUGA:
- Gebrakan dan Janji Prabowo di Hardiknas 2025, Triliunan Rupiah untuk Renovasi 10.440 Sekolah dan Guru Honorer
- Kabar Gembira! Guru yang Belum S1 akan Dapat Bantuan Dana Pendidikan Rp3 Juta per Semester!
- Guru di Bandung Minta Siswa Gambar Alat Kelamin, Videonya Viral dan Dapat Kecaman!
Proses identifikasi dan validasi data dilakukan secara menyeluruh dan ketat oleh Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) serta Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP), untuk memastikan bahwa bantuan diberikan secara tepat sasaran.
“Sebanyak 9.404 satuan pendidikan telah teridentifikasi sebagai calon penerima bantuan. Dari jumlah tersebut, 8.406 satuan pendidikan telah memenuhi syarat administrasi dan teknis untuk menandatangani perjanjian kerja sama tahap pertama,” kata Gogot dalam keterangan pers yang disampaikan di Jakarta, Minggu (8/6/2025).
Proses verifikasi penerima bantuan dilakukan dengan Dapodik
Ia menjelaskan bahwa proses verifikasi penerima bantuan dilakukan dengan berbasis pada Data Pokok Pendidikan (Dapodik), yang telah melewati proses validasi, dan disesuaikan lagi dengan kondisi nyata di lapangan.
“Sisanya, sekitar seribu satuan pendidikan masih dalam tahap penyempurnaan data dan akan ditetapkan dalam tahap berikutnya,” ujar Gogot.
Gogot juga menambahkan bahwa sebagian kepala dinas pendidikan di daerah telah mengikuti kegiatan sosialisasi teknis dan koordinasi yang berkaitan dengan pelaksanaan program ini, termasuk pendampingan teknis serta sistem pelaporan dan akuntabilitas anggaran.
Program revitalisasi ini merupakan bentuk pelaksanaan amanat konstitusi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan membangun generasi unggul di Indonesia.
Lebih lanjut, pelaksanaan program ini juga merujuk pada visi besar yang tertuang dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Oleh sebab itu, Kemendikdasmen menggelar agenda Sosialisasi dan Penandatanganan Dokumen Kerja Sama atau Nota Kesepahaman Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025, sebagai bagian dari tahapan formal pelaksanaan program.
Pelaksanaan revitalisasi menggunakan skema swakelola
Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof Abdul Mu’ti, menekankan bahwa pendidikan harus dilihat sebagai investasi strategis bagi kemajuan bangsa.
Ia menyampaikan bahwa revitalisasi satuan pendidikan tidak boleh hanya dipandang dari sisi pembangunan fisik semata, tetapi juga harus dimaknai sebagai langkah strategis untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung pertumbuhan karakter, pengembangan kompetensi, serta kreativitas peserta didik.
Mu’ti juga menyampaikan bahwa pelaksanaan revitalisasi pada tahun ini dilakukan melalui skema swakelola oleh sekolah, dengan melibatkan partisipasi masyarakat serta memperkuat sistem tata kelola.
“Mekanisme ini diharapkan mendorong efisiensi, transparansi, serta meningkatkan pemberdayaan lokal melalui serapan tenaga kerja dan penggunaan bahan bangunan lokal,” ucap Mu’ti.
Lebih jauh, Mu’ti menyampaikan bahwa beberapa satuan pendidikan yang mampu menyelesaikan proses revitalisasi lebih awal akan diusulkan untuk diresmikan langsung oleh Presiden Prabowo. Ia juga menekankan pentingnya menjaga integritas dan tanggung jawab dalam melaksanakan program ini.
“Setiap rupiah anggaran negara adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan secara transparan. Kami berharap seluruh proses selesai sesuai jadwal dan berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas layanan pendidikan di setiap daerah,” pungkas sekretaris umum PP Muhammadiyah tersebut.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply