Heboh Hilang 19 Hari, Siswi SMP Ditemukan di Hotel Positif Narkoba dan Diduga Terlibat Prostitusi Online

Prostitusi Online
Prostitusi Online (KalderaNews/AI)
Sharing for Empowerment

SURABAYA, KalderaNews.com – Seorang siswi SMP berusia 15 tahun, RAB, yang dilaporkan hilang selama 19 hari, akhirnya ditemukan di sebuah kamar hotel di kawasan Tegalsari, Surabaya.

Penemuan ini menguak dugaan keterlibatan korban dalam praktik prostitusi online atau “open BO,” serta hasil tes narkoba yang menunjukkan RAB positif mengonsumsi zat terlarang.

Pencarian RAB bermula dari laporan orang tuanya pada 28 Mei 2025. Setelah penyelidikan intensif, polisi mendatangi salah satu hotel di Tegalsari pada 14 Juni 2025 dan menemukan RAB bersama empat pria dewasa berinisial RH (22), DA (23), RAF (18), dan RH (21), serta seorang wanita dewasa berinisial LZV. Total ada enam orang di dalam kamar tersebut.

BACA JUGA:

Kapolsek Tegalsari, Kompol Rizki Santoso, menjelaskan bahwa dalam penggerebekan itu, polisi juga menemukan barang bukti berupa sabu, alat hisap, dan timbangan elektronik yang kini ditangani oleh Sat Narkoba Polrestabes Surabaya. Hasil tes menunjukkan RAB positif menggunakan narkoba.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Surabaya, Ida Widayati, menyatakan bahwa pihaknya menduga RAB terlibat dalam praktik prostitusi online setelah diajak oleh LZV, teman perempuannya yang lebih tua dan memiliki aplikasi terkait.

Ida menekankan bahwa RAB, sebagai anak di bawah umur, tetap dianggap sebagai korban eksploitasi seksual.

Pemerintah Kota Surabaya berencana merehabilitasi RAB akibat penggunaan narkoba, namun masih berkoordinasi dengan keluarga karena adanya keberatan dari pihak ayah korban.

Sementara itu, Kanit PPA Polrestabes Surabaya, Iptu Eddie Octavianus Mamoto, mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum ditemukan cukup bukti untuk menetapkan kasus ini sebagai tindak pidana perdagangan orang (TPPO), mengingat saat penggerebekan tidak ada aktivitas persetubuhan yang terjadi.

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi orang tua akan bahaya pergaulan bebas dan pentingnya komunikasi yang intensif dengan anak-anak untuk mencegah mereka terjerumus dalam situasi yang merugikan.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


818 views