BANJARMASIN, KalderaNews.com – Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Banjarmasin telah berakhir, namun menyisakan pekerjaan rumah bagi Dinas Pendidikan (Disdik). Dari hasil rapat pleno, terungkap bahwa 17 SMP Negeri di kota ini masih belum memenuhi kuota pendaftaran.
Plt Kepala Disdik Banjarmasin, Ryan Utama, menjelaskan bahwa belasan sekolah yang kekurangan siswa tersebut tersebar di berbagai kecamatan, dengan wilayah Banjarmasin Utara menjadi yang terbanyak dengan sekitar lima sekolah, sementara Banjarmasin Tengah hanya memiliki satu sekolah yang belum terpenuhi kuotanya.
Menyikapi kondisi ini, Disdik akan segera menggelar rapat internal untuk merumuskan langkah tindak lanjut, termasuk kemungkinan pembukaan kembali pendaftaran.
BACA JUGA:
- Resmi! Jadwal Lengkap SPMB 2025 Jakarta untuk Semua Jenjang, Mulai 19 Mei
- Data Jumlah Sekolah, Murid, dan Guru di Provinsi Jakarta, Swasta Mendominasi Lho!
- Pendaftaran PPDB Madrasah DKI Jakarta 2025 Resmi Dibuka, Ini Jalur Seleksi yang Bisa Dicoba
Salah satu solusi yang disiapkan adalah membuka pendaftaran secara offline di sekolah-sekolah yang masih memiliki kursi kosong.
Disdik akan mengeluarkan surat edaran khusus untuk sekolah-sekolah yang kekurangan peserta dan pendaftaran ulang akan tetap mengacu pada ketentuan Permendikbud dan petunjuk teknis yang berlaku.
Selain itu, Disdik juga akan melakukan evaluasi untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) di Kota Banjarmasin. Banyak laporan dari orang tua yang menyatakan bahwa anak mereka belum mendapatkan tempat sekolah, sehingga Disdik akan mendata kembali sekolah-sekolah yang masih memiliki kuota untuk menampung siswa yang belum tertampung.
Ryan Utama menduga, rendahnya jumlah pendaftar di beberapa sekolah ini disebabkan oleh kecenderungan pendaftar untuk memilih sekolah favorit. Siswa diberikan kesempatan memilih tiga sekolah, namun banyak yang hanya terfokus pada sekolah unggulan.
Akibatnya, mereka tidak diterima di semua pilihan, sementara sekolah lain justru kekurangan pendaftar. Sebagai solusi, siswa yang tidak lolos di semua pilihan akan didistribusikan ke sekolah-sekolah yang masih memiliki sisa kuota, demi memastikan seluruh anak tetap mendapatkan akses pendidikan.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com


Leave a Reply