Sekolah Negeri Kehilangan Daya Pikat? 17 SMP di Banjarmasin Masih Kekurangan Murid Usai SPMB

Siswa dan siswi SMPN 1 Ciawi berdansa di halaman sekolah. (Dok.Sekolah)
Siswa dan siswi SMPN 1 Ciawi berdansa di halaman sekolah. (Dok.Sekolah)
Sharing for Empowerment

BANJARMASIN, KalderaNews.com – Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Banjarmasin telah berakhir, namun menyisakan pekerjaan rumah bagi Dinas Pendidikan (Disdik). Dari hasil rapat pleno, terungkap bahwa 17 SMP Negeri di kota ini masih belum memenuhi kuota pendaftaran.

Plt Kepala Disdik Banjarmasin, Ryan Utama, menjelaskan bahwa belasan sekolah yang kekurangan siswa tersebut tersebar di berbagai kecamatan, dengan wilayah Banjarmasin Utara menjadi yang terbanyak dengan sekitar lima sekolah, sementara Banjarmasin Tengah hanya memiliki satu sekolah yang belum terpenuhi kuotanya.

Menyikapi kondisi ini, Disdik akan segera menggelar rapat internal untuk merumuskan langkah tindak lanjut, termasuk kemungkinan pembukaan kembali pendaftaran.

BACA JUGA:

Salah satu solusi yang disiapkan adalah membuka pendaftaran secara offline di sekolah-sekolah yang masih memiliki kursi kosong.

Disdik akan mengeluarkan surat edaran khusus untuk sekolah-sekolah yang kekurangan peserta dan pendaftaran ulang akan tetap mengacu pada ketentuan Permendikbud dan petunjuk teknis yang berlaku.

Selain itu, Disdik juga akan melakukan evaluasi untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) di Kota Banjarmasin. Banyak laporan dari orang tua yang menyatakan bahwa anak mereka belum mendapatkan tempat sekolah, sehingga Disdik akan mendata kembali sekolah-sekolah yang masih memiliki kuota untuk menampung siswa yang belum tertampung.

Ryan Utama menduga, rendahnya jumlah pendaftar di beberapa sekolah ini disebabkan oleh kecenderungan pendaftar untuk memilih sekolah favorit. Siswa diberikan kesempatan memilih tiga sekolah, namun banyak yang hanya terfokus pada sekolah unggulan.

Akibatnya, mereka tidak diterima di semua pilihan, sementara sekolah lain justru kekurangan pendaftar. Sebagai solusi, siswa yang tidak lolos di semua pilihan akan didistribusikan ke sekolah-sekolah yang masih memiliki sisa kuota, demi memastikan seluruh anak tetap mendapatkan akses pendidikan.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*