
The Path To Financial Freedom, EduFulus – Seorang investor, yang juga seorang ibu rumah tangga, Annalia Setiawan membagikan kisah mengejutkan tentang hilangnya hampir 90% dari portofolio sahamnya yang disimpan di sebuah sekuritas terkemuka.
Sayangnya, ia tidak menyebutkan sekuritasnya secara gamblang, namun demikian ia secara terbuka menunjukkan tangkapan aplikasi yang digunakan untuk transaksi. Bagi para trader atau investor saham tentu familiar dengan tampilan tersebut.
Fakta ini terungkap dalam Podcast Annalia Setiawan di Channel Leon Hartono.
SIMAK JUGA: Heboh RDN BCA Diduga Dibobol, Inilah Daftar Lengkap Sekuritas Pemakai RDN BCA
Aset Annalia Setiawan yang mencapai sekitar Rp 160 juta ludes hanya dalam waktu dua jam. Kejadian ini bukan karena penarikan dana, melainkan melalui 600 transaksi misterius yang terjadi secara otomatis.
Kronologi Kejadian
Hilangnya Akses
Korban menyadari adanya masalah saat ia tidak bisa masuk ke akunnya karena kata sandi telah diubah. Setelah berhasil mereset kata sandi, ia terkejut melihat 90% dari portofolionya telah lenyap
Modus Operandi
Pelaku tidak menarik uang, melainkan menggunakan akun korban untuk melakukan hampir 600 transaksi jual-beli saham dalam waktu singkat.

Portofolio korban yang berisi saham-saham LQ45 (BBRI, BBCA, BMRI) diubah menjadi saham-saham dan waran dengan nilai rendah. Korban menduga pelaku mencoba “membuang” saham-saham buruk miliknya melalui akunnya.
Proses Investigasi
Korban segera melaporkan kejadian ini kepada pihak sekuritas. Namun, ia merasa kecewa dengan kurangnya kemajuan dan komunikasi dari pihak perusahaan.
Pihak sekuritas justru menyatakan bahwa kata sandi akun tidak diubah sebelum insiden, padahal korban tidak bisa masuk ke akunnya dengan kata sandi lama.
Korban membagikan kisahnya sebagai peringatan bagi investor lain tentang pentingnya keamanan di platform sekuritas.
Ia juga menyoroti perlunya sistem keamanan yang lebih baik, di mana transaksi mencurigakan dalam jumlah besar harus segera terdeteksi dan diblokir untuk melindungi nasabah.
Hingga saat ini, kasusnya masih dalam tahap investigasi, dan korban berharap masalah ini dapat diselesaikan secara internal tanpa harus melibatkan pihak berwenang seperti OJK.
SIMAK JUGA: Celah Keamanan API Jadi Sorotan Pembobolan RDN, Sekuritas Didesak Berbenah
* Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus lainnya di Google News. Dus, jika ada yang tertarik menjalin kerjasama dengan di konten EduFulus, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply