
JAKARTA, KalderaNews.com – Presiden Prabowo Subianto menyetujui perluasan cakupan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk memasukkan guru dan relawan posyandu sebagai penerima manfaat.
Keputusan ini diambil seiring dengan peningkatan anggaran Badan Gizi Nasional (BGN) yang melonjak hingga tiga kali lipat pada tahun 2026.
Sekretaris BGN, Sarwono, menjelaskan bahwa usulan ini telah disetujui langsung oleh Presiden seiring dengan adanya peningkatan anggaran BGN pada 2026, yakni meningkat tiga kali lipat dari 2025.
BACA JUGA:
- Catatan Indef: Sekira 4000 Ribu Siswa Keracunan Makanan MBG! Mau Diteruskan?
- Gokil! Viral di Medsos Kepala Sekolah Ini Berani Tolak Mekanisme Program MBG
- Muncul Seruan “4 Reformasi + 5 Rekomendasi MBG” di Media Sosial, Begini Tuntutannya!
Sebelumnya, program MBG hanya menyasar peserta didik dari SD hingga SMA, anak balita, serta ibu hamil dan menyusui. Per 28 Agustus lalu, tercatat sudah ada 23 juta penerima MBG.
Anggaran MBG Melonjak Drastis
Anggaran program MBG pada 2026 akan meningkat tajam menjadi Rp268 triliun dari yang semula hanya Rp71 triliun.
Menurut Kepala BGN, Dadan, kenaikan anggaran ini memungkinkan program MBG menjangkau lebih banyak penerima, bahkan mencapai 82,9 juta orang. Mulai dari Januari dengan 82,9 juta orang dan Badan Gizi Nasional akan spending (pengeluaran) Rp1,2 triliun per hari.
Kenaikan anggaran dan perluasan program ini diharapkan dapat membawa manfaat strategis bagi negara, terutama dalam mempersiapkan generasi unggul untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045. Program ini bertujuan untuk memenuhi asupan gizi anak agar tumbuh sehat dan cerdas.
Untuk merealisasikan hal ini, BGN sedang menyiapkan peraturan Kepala BGN yang akan menjadi dasar hukum dan panduan teknis bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di setiap daerah.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply