MAKASSAR, KalderaNews.com – Kabar gembira menyelimuti keluarga Bilqis (4), balita perempuan yang hilang diculik selama enam hari di Makassar.
Setelah upaya pengejaran dramatis “ke ujung dunia pun kita kejar”, korban akhirnya ditemukan di Provinsi Jambi dan telah kembali ke pelukan orang tuanya dalam kondisi sehat dan ceria.
Namun, di balik kelegaan ini, penyelidikan kasus justru membuka kotak pandora yang lebih memprihatinkan.
BACA JUGA:
- Percobaan Penculikan Anak SD di Semarang Bikin Geger, Sekolah Perketat Keamanan
- Marak Isu Penculikan Anak, Begini Cara Sekolah Kanisius Mencegah
- Kepala Cabang Bank yang Tewas Dibunuh Penculik, Ternyata Alumni Unsoed Purwokerto
Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Sulsel) mengumumkan bahwa mereka telah mengamankan empat orang tersangka dari berbagai daerah dan tengah mendalami kuatnya dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) serta keterlibatan jaringan atau sindikat dalam aksi penculikan ini.
Empat Tersangka Diamankan, Jaringan Lintas Provinsi Terkuak
Dalam konferensi pers yang digelar hari ini di Mapolrestabes Makassar, Kapolda Sulsel Irjen Djuhandhani Rahardjo Puro membeberkan bahwa empat tersangka, yang terdiri dari tiga wanita dan satu pria, telah ditahan. Mereka adalah:
- SY (30), wanita asal Makassar yang diduga sebagai pelaku utama.
- NH (29), warga Sukoharjo.
- MA (42), warga Merangin.
- AS (36), pria warga Merangin.
Pengakuan mengejutkan datang dari tersangka SY yang mengaku dibayar Rp3 Juta untuk membawa Bilqis. SY mengklaim tidak mengetahui identitas pihak yang “membeli” Bilqis, namun hal ini semakin memperkuat dugaan polisi mengenai adanya pihak lain yang terstruktur dalam jaringan tersebut.
Dugaan TPPO: Ancaman Nyata di Tengah Masyarakat
Pendalaman kasus ini oleh Polisi tidak hanya berhenti pada penangkapan para pelaku di lapangan, melainkan fokus pada dugaan serius: Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Dugaan ini mengindikasikan bahwa Bilqis mungkin menjadi korban sindikat yang memperjualbelikan anak-anak antar-provinsi.
“Kami segera memerintahkan untuk melakukan pengejaran, ke ujung dunia pun kita kejar… Alhamdulillah upaya yang dilakukan oleh jajaran Polrestabes Makassar membuahkan hasil,” ujar Irjen Djuhandhani.
Pihak kepolisian bahkan akan merilis hasil penyelidikan secara resmi, termasuk kemungkinan adanya keterlibatan sindikat jaringan internasional, sebuah informasi yang sontak menimbulkan keprihatinan mendalam di tengah masyarakat.
Kasus ini menjadi pengingat pahit bagi semua orang tua untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman penculikan dan perdagangan anak yang ternyata begitu dekat.
Meskipun Bilqis telah kembali, proses pemeriksaan intensif terhadap korban, orang tua, dan keempat terduga pelaku terus dilakukan untuk membongkar tuntas akar dari jaringan kejahatan ini.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply