
JAKARTA, KalderaNews.com- Nama Cucun Syamsurijal tengah menjadi sorotan publik setelah potongan video dirinya ramai diperbincangkan di media sosial. Seperti apa profil pendidikan Cucun?
Diketahui Wakil Ketua DPR RI itu menyampaikan pernyataan yang menuai kritik luas. Dalam rekaman yang viral pada Senin (17/11/2025), Cucun mengatakan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak membutuhkan peran ahli gizi.
Ia mengungkapkan hal tersebut saat menghadiri konsolidasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) MBG se-Kabupaten Bandung.
Menurut Cucun, program yang berhubungan langsung dengan masyarakat dan anak sekolah itu tidak membutuhkan standar profesional yang terlalu tinggi. Kontroversi mulai muncul ketika seorang ahli gizi dalam forum memberikan masukan konstruktif.
BACA JUGA:
- Viral Sosok Kontroversial Yasika Aulia Ramadhani, Anak Ketua DPRD Kuasai 41 Dapur MBG, Warganet Tuding KKN
- Heboh! BGN Janjikan Rp 5 Juta untuk Konten Positif MBG yang Viral di Medsos
- Struktur BGN Didominasi Purnawirawan, Warganet: Mana Ahli Gizinya?
Ahli gizi itu menyampaikan agar Badan Gizi Nasional (BGN) bekerja sama dengan Persagi untuk memastikan kualitas dan standar gizi program MBG. Namun, masukan tersebut justru dibantah oleh Cucun dengan nada keras.
Awal Mula Pernyataan Cucun Dinilai Kontroversi
Ia menolak usulan tersebut dan menegaskan bahwa kehadiran profesi ahli gizi tidak lagi diperlukan dalam program MBG yang sedang ia dorong.
Bahkan, dia menyampaikan rencananya untuk mengubah nomenklatur resmi program tersebut di tingkat parlemen dan kementerian.
Sebagai alternatif, Cucun mengusulkan metode cepat dan praktis untuk menggantikan tugas ahli gizi. Ia menyebut bahwa Kepala Dinas Kesehatan dapat melatih orang khusus untuk pengawasan gizi, atau melatih lulusan SMA berprestasi selama tiga bulan dan memberi mereka sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Profil Pendidikan Cucun Syamsurijal
Bernama lengkap Cucun Ahmad Syamsurijal, ia lahir pada 8 November 1972. Cucun adalah politikus yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI periode 2024–2029 mewakili Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Ia sudah duduk di kursi DPR selama tiga periode: 2014–2019, 2019–2024, dan 2024–2029, mewakili daerah pemilihan Jawa Barat II.
Cucun merupakan lulusan Institut Agama Islam Cipasung dan pernah menjadi komanditer di sebuah usaha persekutuan. Gelar sarjana ia selesaikan pada 1996, kemudian melanjutkan studi S-2 Administrasi Publik di Universitas Padjadjaran pada 2016 dan meraih gelar doktor di jurusan yang sama pada 2022.
Kedekatannya dengan PKB berawal sejak ia tinggal di pesantren milik Ilyas Ruhiat setelah lulus SMP, sosok yang berperan dalam pendirian PKB. Cucun bergabung dengan NU sejak 1998 sebagai Ketua Majelis Wakil Cabang Solokanjeruk.
Ia kemudian masuk dalam struktur PKB sebagai wakil bendahara DPW Jawa Barat pada 2005 dan naik menjadi Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung pada 2010. Karier politiknya berlanjut ketika ia menjadi anggota DPR pada 2014, sempat bertugas di Komisi IV dan Komisi V, lalu di Komisi III pada periode 2019.
Saat ini, Cucun menjabat sebagai Wakil Ketua DPR bersama Puan Maharani, Adies Kadir, Sufmi Dasco Ahmad, dan Saan Mustopa.
Selain berkarier di politik, Cucun pernah menjadi Direktur PT GSM dan Manajer Marketing PT HS. Berdasarkan LHKPN per 6 Agustus 2024, total kekayaannya mencapai Rp22,12 miliar, terdiri dari tanah dan bangunan, kendaraan, harta bergerak, kas, serta kewajiban utang sebesar Rp2,4 miliar.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply