Jumlah Investor RI Gaspol Tembus 19,5 Juta, Saham Syariah Glow Up Jadi 207 Ribu

Pertumbuhan syariah (EduFulus/Ist)
Sharing for Empowerment

The Path To Financial Freedom, EduFulus – Pasar modal Indonesia mencetak rekor baru dengan pertumbuhan investor yang eksponensial. Berdasarkan data terkini, jumlah investor di Indonesia telah mencapai 19,5 juta Single Investor Identification (SID), mengukuhkan posisi Indonesia sebagai pasar investor terbesar di kawasan ASEAN.

Di tengah lonjakan angka ini, segmen saham syariah menunjukkan pertumbuhan yang paling menarik dan signifikan dalam lima tahun terakhir.

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat antusiasme masyarakat terhadap investasi yang sesuai prinsip syariah terus meningkat pesat. Hingga Oktober 2025, jumlah investor saham syariah di Indonesia telah mencapai 207.834 SID.

SIMAK JUGA: Tancapkan Tonggak Baru, BRI Manajemen Investasi Hadirkan KIK EBA Syariah Senilai Rp 1,95 Triliun

Lonjakan ini mencerminkan tren positif adopsi keuangan syariah di sektor pasar modal.

Kepala Divisi Pasar Modal Syariah BEI, Irwan Abdalloh, menyebut peningkatan jumlah investor ini signifikan dalam lima tahun terakhir, yang didukung oleh literasi keuangan syariah yang semakin masif.

“Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan pasar modal syariah, seiring dengan mayoritas penduduk Muslim. Angka 207 ribu investor syariah ini adalah bukti makin tingginya kesadaran bahwa berinvestasi dapat sejalan dengan nilai-nilai spiritual,” ujar Irwan di Jakarta.

Secara total, pertumbuhan investor di pasar modal Indonesia (yang mencakup saham konvensional, reksa dana, dan instrumen lainnya) telah mencapai titik tertinggi baru, melampaui 19 juta SID.

Angka 19,5 juta investor ini menjadikan Indonesia sebagai pemimpin di Asia Tenggara dalam hal basis investor ritel.

Meski IHSG sempat mengalami fluktuasi, capaian milestone ini menunjukkan keberhasilan kolaborasi antara otoritas (OJK, BEI) dan pelaku industri dalam program literasi dan inklusi keuangan.

Pertumbuhan investor yang masif ini diyakini akan memperkuat likuiditas dan ketahanan pasar modal domestik di tengah tantangan ekonomi global.

Pertumbuhan yang solid pada segmen syariah dan total investor ini menegaskan bahwa pasar modal tidak hanya menjadi tempat mencari keuntungan, tetapi juga sarana investasi yang makin mudah diakses dan inklusif bagi berbagai lapisan masyarakat Indonesia.

SIMAK JUGA: Pahami Investasi Saham Syariah, Begini Cara Mengeceknya!

* Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus lainnya di Google News. Dus, jika ada yang tertarik menjalin kerjasama di kanal EduFulus, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*