Innalillahi, Dosen UNU Sumatera Barat Meninggal Diterjang Banjir Bandang Padang, 1 Anaknya Masih Hilang!

Dosen UNU Sumatera Barat, Roni Saputra yang meninggal dunia akibat banjir bandang di Padang, Sumatera Utara pada Kamis, 27 November 2025. (Tangkapan layar IG @fakultasteknik.unusb)
Dosen UNU Sumatera Barat, Roni Saputra yang meninggal dunia akibat banjir bandang di Padang, Sumatera Utara pada Kamis, 27 November 2025. (Tangkapan layar IG @fakultasteknik.unusb)
Sharing for Empowerment

PADANG, KalderaNews.com – Kabar duka dari Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sumatera Barat. Dosen UNU, Roni Saputra meninggal dunia diterjang banjir bandang di Padang.

Kabar tragis ini disampaikan oleh Ketua PWNU Sumatera Barat, Ganefri.

Almarhum Roni Saputra, dosen dari Jurusan Sistem Informasi, telah diberangkatkan dari Rumah Sakit M. Jamil Padang menuju rumah duka.

BACA JUGA:

Mirisnya, hingga kini satu orang anak almarhum Roni Saputra masih dinyatakan hilang dan belum ditemukan.

“Dosen Universitas Nahdlatul Ulama Sumbar Jurusan Sistem Informasi meninggal dunia, dan satu orang anaknya masih belum ditemukan,” ujar Ganefri.

Tanggap bencana NU

Merespons bencana alam yang terjadi, tim NU Peduli dari unsur PCNU dan PWNU Sumbar bergerak cepat di lapangan.

Mereka aktif membantu masyarakat yang terdampak banjir bandang dan longsor, khususnya dalam evakuasi korban yang terjebak di lokasi bencana.

Upaya bantuan yang dilakukan meliputi pendataan, pendirian posko, penyaluran logistik, distribusi kebutuhan pokok, koordinasi komunitas, hingga pendampingan bagi para pengungsi.

Bencana hidrometeorologi ini sendiri telah menjadi sorotan nasional karena melanda tiga provinsi sekaligus di Sumatera: Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Ketiga provinsi tersebut telah menetapkan status tanggap darurat bencana.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnyadi Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*