Kreasi Manis di Akhir Bulan Suci: Anak-Anak KB TK Tarakanita Surabaya Membuat Gelang Rosario

Kelompok Bermain (KB) dan Taman Kanak-Kanak (TK) Tarakanita Surabaya
Kelompok Bermain (KB) dan Taman Kanak-Kanak (TK) Tarakanita Surabaya.Sebagai puncak devosi kepada Bunda Maria, peserta didik KB-TK Tarakanita membuat gelang rosario mini (KalderaNews/Tarakanita)
Sharing for Empowerment

SURABAYA, KalderaNews.com – Bulan Oktober yang dikenal sebagai Bulan Rosario bagi umat Katolik ditutup dengan penuh makna dan keceriaan di lingkungan Kelompok Bermain (KB) dan Taman Kanak-Kanak (TK) Tarakanita Surabaya.

Sebagai puncak devosi kepada Bunda Maria, peserta didik KB-TK Tarakanita berpartisipasi dalam sebuah kegiatan kreatif dan edukatif: membuat gelang rosario mini buatan tangan mereka sendiri. Acara penutupan Bulan Rosario ini diselenggarakan di perpustakaan sekolah dan diikuti oleh siswa KB dan TK B.

Suasana hangat dan penuh antusiasme langsung terasa begitu anak-anak mulai duduk melingkar pada kelompok-kelompok dengan piring kecil berisi manik-manik yang telah disiapkan.

BACA JUGA:

Alih-alih hanya berdoa, tahun ini sekolah memberikan pengalaman yang lebih mendalam, memungkinkan anak-anak berinteraksi langsung dengan salah satu simbol penting dalam doa Katolik.

Membuat gelang rosario bukanlah sekadar kegiatan kerajinan tangan biasa. Dengan bimbingan para guru, anak-anak diajarkan untuk merangkai manik-manik warna-warni yang mewakili butir-butir doa Salam Maria.

Jari-jari mungil mereka dengan tekun berusaha memasukkan tali ke dalam lubang manik-manik, diselingi tawa dan ekspresi fokus yang menggemaskan.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan anak-anak pada Bunda Maria dan makna doa rosario dengan cara yang menyenangkan dan konkret,” jelas Maam Katrin, Guru Kelas TK B.

“Saat mereka merangkai setiap manik, kami juga mengajarkan mereka tentang pentingnya kesabaran, ketekunan, dan rasa syukur. Gelang ini akan menjadi pengingat bagi mereka akan Bunda Maria dan juga hasil kerja keras mereka.”

Berbagai bahan digunakan, mulai dari manik-manik plastik warna-warni, tali elastis, hingga salib kecil sebagai penutup.

Anak-anak Kelompok Bermain (KB) dibantu lebih intensif oleh guru, sementara anak-anak TK sudah mampu merangkai manik-manik dengan lebih mandiri. Hasilnya, gelang-gelang rosario mini yang cantik, unik, dan penuh kebanggaan selesai.

​Puncak acara ditandai dengan doa rosario bersama yang dipimpin oleh beberapa siswa TK secara bergantian.

Mereka mendaraskan Doa Bapa Kami dan Salam Maria dengan suara yang polos namun lantang. Gelang rosario yang baru selesai dibuat seolah menjadi perwujudan fisik dari doa dan harapan mereka.

Maam Katrin memberikan pesan penutup. Ia menekankan bahwa devosi kepada Bunda Maria tidak hanya dilakukan di bulan Rosario, tetapi harus menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari, mencontoh sikap Bunda Maria yang sederhana, penuh kasih dan rendah hati.

Penutupan Bulan Rosario di KB-TK Tarakanita ini berhasil menciptakan momen perpisahan yang manis dan edukatif dengan bulan devosi. Dengan membawa pulang gelang rosario buatan sendiri, anak-anak tidak hanya membawa sebuah kerajinan tangan, tetapi juga benih-benih iman dan nilai-nilai luhur yang ditanamkan sejak usia dini.

Semoga semangat doa dan kasih yang mereka pelajari dapat terus membimbing langkah mereka. (Katerina Gabriella)

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*