
ACEH BARAT, KalderaNews.com – Sedikitnya 30 SD di Aceh Barat masih terendam banjir dengan ketinggian mencapai satu meter. Ribuan murid terancam tidak sekolah.
Akibat kondisi darurat ini, proses belajar mengajar di puluhan sekolah tersebut terpaksa dihentikan sementara waktu.
Kepala Dinas Pendidikan Aceh Barat, Husensah mengungkapkan bahwa kerusakan terparah menimpa dua SD di pedalaman.
BACA JUGA:
- Duka Nasional, Total Korban Meninggal Bencana Sumatera Tembus 442 Jiwa, 402 Warga Masih Hilang
- Innalillahi, Dosen UNU Sumatera Barat Meninggal Diterjang Banjir Bandang Padang, 1 Anaknya Masih Hilang!
- Biang Kerok Banjir Bandang Maut di Sumatera Terkuak! Pakar ITB: Kombinasi Curah Hujan Ekstrem dan “Bunuh Diri” Lingkungan
“Banjir bandang juga merusak dua sekolah dasar di pedalaman Aceh Barat. Sehingga sarana pendidikan bagi anak didik terhenti total,” ujar Husensah.
2 sekolah hancur diterjang banjir
Husensah merinci, dua sekolah yang hancur terbawa arus sungai adalah SDN Alue Lhok dan SD Sikundo, keduanya berada di Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat.
Menurutnya, saat ini hanya sedikit sisa bangunan sekolah yang tersisa, bahkan lahan sekolah telah tergerus habis oleh sungai.
Sementara itu, 30 SD lainnya yang tersebar di 10 kecamatan kini dalam kondisi banjir dan dipenuhi lumpur.
Kegiatan sekolah dihentikan sementara
Penghentian aktivitas sekolah diambil sebagai langkah pencegahan untuk menjamin keselamatan anak didik di tengah situasi bencana.
Selain sekolah yang rusak, banyak rumah guru, warga, dan orang tua siswa juga ikut terendam banjir, sehingga mustahil untuk melaksanakan proses belajar mengajar.
Dinas Pendidikan telah melaporkan kejadian ini kepada pimpinan daerah dan Pemerintah Provinsi Aceh untuk segera mendapatkan penanganan dan bantuan lanjutan.
Hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat juga masih terus mendata SMP yang terdampak oleh banjir bandang dan banjir luapan.
Banjir besar di Aceh ini telah menimbulkan dampak luas, memaksa puluhan ribu kepala keluarga mengungsi dan menyebabkan puluhan korban meninggal dunia.
Proses evakuasi warga pun terus diupayakan hingga seluruh masyarakat berada di lokasi yang aman.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnyadi Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply