Pembelajaran Kontekstual di Vihara Mendut: Menumbuhkan Toleransi melalui Pemahaman Ajaran Buddha

Siswa kelas XII SMA Tarakanita Magelang mengikuti kegiatan kokurikuler bertema “Menyelami Buddha, Menghidupi Toleransi” yang dilaksanakan di Vihara Mendut, Kabupaten Magelang.
Siswa kelas XII SMA Tarakanita Magelang di Vihara Mendut, Kabupaten Magelang (KalderaNews/Dok. Tarakanita)
Sharing for Empowerment

MAGELANG, KalderaNews.com – Siswa kelas XII SMA Tarakanita Magelang mengikuti kegiatan kokurikuler bertema “Menyelami Buddha, Menghidupi Toleransi” yang dilaksanakan di Vihara Mendut, Kabupaten Magelang.

Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada para siswa dalam memahami nilai-nilai toleransi melalui pendekatan spiritual, budaya, dan sejarah.

Selain menjadi sarana pembelajaran kontekstual, kegiatan ini juga bertujuan memperluas wawasan siswa mengenai keberagaman agama dan budaya yang ada di Indonesia, khususnya ajaran Buddha yang memiliki sejarah panjang di Jawa Tengah.

BACA JUGA:

Setibanya di lokasi, para siswa disambut oleh suasana Vihara Mendut yang tenang dan penuh nuansa spiritual khas ajaran Buddha.

Udara sejuk, bangunan bercorak tradisional, serta pepohonan rimbun di pelataran vihara menciptakan atmosfer damai yang membantu siswa menjalin keterhubungan dengan nilai-nilai spiritual yang ingin dipelajari.

Para guru pendamping mengarahkan siswa untuk menjaga sikap tenang dan penuh hormat selama berada di lingkungan vihara.

Acara dibuka dengan suasana tenang khas vihara, sebelum kemudian para siswa mengikuti sesi dialog bersama Samanera Atthacitto.

Dalam dialog tersebut, ia menyampaikan pemahaman tentang makna toleransi dari perspektif ajaran Buddha, seperti pentingnya welas asih, saling menghargai, dan menjaga keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat. Para siswa terlihat antusias, ditunjukkan dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan selama sesi berlangsung.

Tur Keliling Vihara Mendut

Setelah dialog selesai, kegiatan dilanjutkan dengan tur keliling Vihara Mendut. Para siswa diajak mengamati arsitektur vihara, simbol-simbol ajaran Buddha, serta tata ruang tempat ibadah yang sarat makna.

Melalui pendampingan Samanera Atthacitto, siswa diharapkan mampu memahami lebih dalam nilai-nilai kedamaian, kesederhanaan, dan kebijaksanaan yang menjadi inti ajaran Buddha.

Kegiatan tur memberikan kesempatan kepada siswa untuk memahami makna ajaran Buddha melalui pengalaman langsung, bukan hanya melalui penjelasan di kelas.

Banyak siswa menyatakan kekaguman mereka terhadap suasana ketenangan yang menyelimuti vihara, serta nilai-nilai moral yang tercermin dalam setiap bagian bangunannya.

Usai berkeliling, para siswa menikmati sesi makan siang bersama di area vihara. Momen ini tidak hanya menjadi waktu istirahat, tetapi juga ruang bagi siswa untuk berdiskusi dan merefleksikan pengalaman yang baru saja mereka dapatkan. Suasana kebersamaan yang tercipta menegaskan kembali pentingnya toleransi dalam kehidupan sehari-hari.

Kunjungan ke Candi Mendut

Kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Candi Mendut, salah satu peninggalan penting masa kerajaan Buddha di Nusantara. Di lokasi ini, para siswa dipandu oleh Kak Wahyu, yang memberikan penjelasan mendalam mengenai sejarah, arsitektur, serta fungsi spiritual Candi Mendut.

Pengetahuan sejarah yang disampaikan secara langsung di situs bersejarah membuat siswa lebih mudah memahami konteks perkembangan agama dan budaya di Indonesia.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, siswa kelas XII memperoleh pengalaman berharga dalam memaknai toleransi melalui lensa sejarah, budaya, dan nilai-nilai ajaran Buddha. Seluruh rangkaian kegiatan kokurikuler ini diharapkan dapat menjadi pengalaman edukatif yang memperkaya wawasan dan memperkuat sikap toleransi siswa.

Dengan memahami ajaran dan budaya agama lain secara langsung, peserta didik diharapkan mampu menumbuhkan empati, menghargai keberagaman, serta membangun hubungan sosial yang harmonis dalam kehidupan sehari-hari. (Penulis: Hilaria Ade Sinta)

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*