Jejak Pendidikan dan Karier Timothy Ronald, Pengusaha Muda yang Terseret Dugaan Penipuan Kripto

Timothy Ronald
Timothy Ronald (EduFulus/Ist)
Sharing for Empowerment

JAKARTA, KalderaNews.com – Inilah jejak karier dan pendidikan Timothy Ronald yang dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh pria berinisial Y atas dugaan penipuan kripto.

Kabar pelaporan Timothy dibenarkan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto.

Ia mengatakan terlapor masih dalam tahap penyelidikan, artinya belum ditetapkan jadi tersangka.

“Benar ada laporan terkait kripto oleh pelapor inisial Y. Terlapor dalam lidik,” ujar Budi.

BACA JUGA:

Bukan hanya terlapor, pelapor juga akan dimintai keterangan, serta barang bukti yang menyertai laporan tersebut bakal turut dianalisa.

Jejak pendidikan Timothy

Timothy Ronald pernah tercatat sebagai mahasiswa di Universitas Bina Nusantara (Binus).

Ia kuliah di jurusan Sistem Informasi S1, sebuah bidang yang menggabungkan ilmu komputer dan manajemen bisnis.

Tetapi, perjalanan kuliahnya tidak berlangsung lama. Timothy memutuskan keluar dari perkuliahan pada semester pertama.

Merintis bisnis di usia muda

Timothy lahir pada 22 September 2000 di Tangerang Selatan. Dalam usia 15 tahun, Timothy mulai terjun ke dunia saham bermodalkan uang hasil kerja paruh waktunya.

Pengetahuannya seputar dunia investasi yang didapat dari buku-buku, seperti “The Intelligent Investor” karya Benjamin Graham.

Dirikan Ternak Uang dan Akademi Crypto

Diketahui, Timothy Ronald mendirikan platform Ternak Uang atau resminya PT Ternak Uang Nusantara pada Agustus 2020. Platform itu ia dirikan bersama Raymond Chin dan Felicia Putri Tjiasaka.

Platform ini sukses mendapat peringkat 9 Top Startups Indonesia 2022 dari LinkedIn.

Selang dua tahun, tepatnya pada Desember 2022, Timothy Ronald mendirikan Akademi Crypto (AC). AC berfokus pada pengajaran teknologi blockchain dan investasi kripto.

Di samping berkiprah di dunia aset digital dan investasi, Timothy Ronald juga berkecimpung sebagai commissioner di Holywings Group mulai 2024 dan menjadi co-owner FLOQ per April 2025.

Misi bangun 1.000 sekolah

Timothy memiliki misi mulia membangun 1.000 sekolah di seluruh pelosok Indonesia.

Per Juni 2025, Timothy telah membangun lima sekolah di Lombok, Sumba, Blitar, dan Kupang.

Pendirian sekolah ini merupakan wujud konkret tekadnya untuk memastikan setiap anak Indonesia berkesempatan mendapat pendidikan berkualitas.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


1,282 views