
Viral siswa SMA di Jogja ngaku dicopot dari Ketua OSIS usai kritik MBG, pihak sekolah bantah dan sebut informasi itu tidak benar.
YOGYAKARTA, KalderaNews.com – Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang remaja bernama Bayu yang mengaku dilengserkan dari jabatannya sebagai Ketua OSIS di SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta usai mengkritik program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Video tersebut diunggah oleh akun X @regar_oposisi dan memperlihatkan Bayu Elnino memperkenalkan diri sebagai Ketua OSIS.
Dalam video berdurasi 1 menit 17 detik itu, ia menyebut dicopot secara sepihak oleh pihak sekolah karena menyampaikan kritik terhadap program MBG.
BACA JUGA:
- Viral! 70 Ribu Motor Listrik MBG Siap Didistribusikan, Warganet Heboh
- Viral! Sisa MBG Tak Habis, Guru Honorer Manfaatkan untuk Pakan Ternak
- Viral Susu Sekolah MBG Dijual Bebas di Minimarket, BGN Buka Suara
“Bayu ketua osis SMA 3 Muhammadiyah Yogyakarta. Dilengserkan secara sepihak sebagai ketua osis oleh pihak sekolah karena mengkritik dan menolak MBG. Tolong klarifikasinya @muhammadiyah,” tulis akun tersebut.
Pihak sekolah buka suara
Menanggapi hal itu, Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta, Muflikh Najib, membantah klaim tersebut. Ia menegaskan bahwa Bayu bukan Ketua OSIS maupun pengurus organisasi siswa di sekolah tersebut.
Menurutnya, Bayu merupakan siswa kelas 12 dan tidak tergabung dalam kepengurusan organisasi sejak kelas 11.
Ia memang sempat mengikuti organisasi saat kelas 10, namun hanya berlangsung beberapa bulan sebelum akhirnya mengundurkan diri.
Pihak sekolah juga telah memanggil Bayu untuk dimintai klarifikasi. Dari hasil sementara, Bayu mengakui bahwa pernyataannya dalam video tersebut tidak benar.
Selain itu, pihak sekolah menilai terdapat kejanggalan dalam pernyataan terkait program MBG. Pasalnya, program tersebut baru diterapkan tahun ini, saat Bayu sudah duduk di kelas 12, sementara kepengurusan organisasi siswa umumnya dipegang oleh siswa kelas 11.
Sekolah juga mengaku belum mengetahui waktu dan lokasi pembuatan video tersebut. Meski demikian, pihaknya memastikan akan tetap menelusuri kasus ini lebih lanjut.
Bayu klarifikasi dan mohon maaf di media sosial
Di sisi lain, aparat kepolisian dari Polres dan Polsek setempat telah mendatangi sekolah untuk melakukan penyelidikan awal terkait viralnya video tersebut.
Terkait program MBG, pihak sekolah menegaskan tidak ada penolakan dari siswa. Program tersebut justru baru mulai diterapkan dan ditujukan untuk mendukung kebutuhan gizi siswa.
Sementara itu, Bayu Elnino melalui media sosial pribadinya juga telah menyampaikan klarifikasi. Ia menyebut bahwa di sekolahnya tidak terdapat organisasi OSIS, serta dirinya tidak menjabat posisi apa pun.
Dalam pernyataannya, Bayu turut menyampaikan permohonan maaf kepada pihak sekolah, keluarga besar Muhammadiyah, Ikatan Pelajar Muhammadiyah, hingga Badan Gizi Nasional atas kegaduhan yang terjadi.
“Saya memohon maaf sebesar-besarnya,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply