Video Pelajar Diduga Ciuman di Ruang Kelas Viral, Sekolah Diselidiki

Tangkapan Layar Video Pelajar Diduga Berciuman di Kelas Viral,
Sharing for Empowerment

Video diduga memperlihatkan dua pelajar berciuman di ruang kelas viral di Kotim. Disdik Kalteng kini menelusuri kebenarannya.

KOTAWARINGIN TIMUR, KalderaNews.com– Viralnya sebuah video berdurasi sekitar 10 detik yang memperlihatkan dua pelajar diduga berciuman di dalam ruang kelas menghebohkan media sosial.

Video itu diduga di terjadi di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah. Rekaman tersebut ramai diperbincangkan warganet dan memicu beragam tanggapan dari masyarakat.

Dalam video yang beredar, tampak seorang pelajar laki-laki dan perempuan berada di sebuah ruang kelas. Keduanya terlihat melakukan tindakan yang dianggap tidak pantas untuk lingkungan pendidikan.

BACA:

Video tersebut diduga direkam menggunakan telepon genggam oleh siswa lain sebelum akhirnya tersebar luas di media sosial.

Disdik Kalteng buka suara

Menanggapi viralnya rekaman tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah, M. Reza Prabowo, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan sekolah yang diduga terkait guna menelusuri kebenaran video sekaligus mengungkap kronologi peristiwa yang sebenarnya.

“Kami masih melakukan penyelidikan di sekolah tersebut. Kita tunggu hasilnya,” ujar Reza.

Menurutnya, pembinaan terhadap peserta didik akan menjadi langkah utama yang diutamakan dalam menyikapi persoalan tersebut.  

Selain itu, Dinas Pendidikan juga menegaskan komitmennya untuk menjaga lingkungan sekolah tetap menjadi tempat yang aman dan mendukung perkembangan karakter siswa.

“Dinas Pendidikan juga berkomitmen menjaga lingkungan sekolah tetap aman, kondusif, serta menjadi tempat yang mendukung pembentukan karakter generasi muda,” ujar Reza, Sabtu (20/6/2026).

Diduga pelaku di video adalah salah satu SMA negeri di Kota Sampit

Dugaan bahwa pelajar dalam video tersebut berasal dari Kotawaringin Timur muncul karena seragam yang dikenakan terlihat mirip dengan seragam batik salah satu SMA negeri di Kota Sampit. Meski demikian, informasi tersebut masih belum dapat dipastikan kebenarannya.

Seorang warga Sampit bernama Iwan mengatakan kemiripan seragam memang memunculkan dugaan tersebut, namun identitas sekolah maupun siswa yang terekam video masih perlu diverifikasi lebih lanjut.

“Kalau dilihat dari seragamnya memang mirip salah satu SMA negeri di Sampit. Tapi tentu harus dipastikan dulu kebenarannya,” ujar Iwan.

Peredaran video itu juga memunculkan keprihatinan di tengah masyarakat. Banyak pihak menilai kejadian tersebut menjadi pengingat pentingnya penguatan pendidikan karakter dan pengawasan terhadap peserta didik, baik di lingkungan sekolah maupun dalam keluarga.

“Harus ada evaluasi dan pengawasan yang lebih baik. Jangan sampai kejadian seperti ini terulang dan berdampak buruk bagi dunia pendidikan,” tambah Iwan.

Hingga kini, identitas maupun status pelajar yang terekam dalam video tersebut belum diumumkan secara resmi. Masyarakat pun diimbau untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi serta tidak menyebarluaskan identitas atau dugaan yang berpotensi merugikan pihak-pihak terkait sebelum hasil penyelidikan selesai dilakukan.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*