Viral! Tugas Jadi Presenter TV, Mahasiswa Ini Banjir Pujian: Gak Nilai A Kebangetan!

Fadhli Anfasa Rosyadi
Fadhli Anfasa Rosyadi (KalderaNews/@fdhlaaarr_)
Sharing for Empowerment

Aksi totalitas Fadhli, mahasiswa Ilkom saat simulasi presenter berita di jalan raya sukses tuai pujian. Layak dapat nilai A!

BANDUNG, KalderaNews.com – Media sosial Threads baru-baru ini dihebohkan oleh aksi kreatif seorang mahasiswa program studi Ilmu Komunikasi.

Mahasiswa bernama Fadhli Anfasa Rosyadi mendadak viral setelah mengunggah video tugas Ujian Akhir Semester (UAS) mata kuliah Public Speaking dengan konsep yang tidak biasa.

Bukan sekadar berpidato di dalam kelas, Fadhli turun langsung ke jalan raya untuk mempraktikkan ilmu komunikasinya secara nyata.

BACA JUGA:

Ia berperan layaknya seorang jurnalis lapangan profesional dengan menjadi pembawa berita (anchor) laporan lalu lintas (traffic report), lengkap dengan sesi wawancara bersama seorang Polisi Lalu Lintas (Polantas).

Totalitas Tugas UAS yang Menuai Pujian

Berdasarkan utas yang diunggah oleh akun Threads @fdhlaaarr_, Fadhli tercatat sebagai mahasiswa Kelas A4, Program Studi Ilmu Komunikasi, dengan Nomor Pokok Mahasiswa (NPM) 20241510161.

Dalam video tersebut, Fadhli menunjukkan kelancaran berbicara yang belum maksimal, artikulasi yang masih terbata-bata tapi tetap mencoba menjaga kepercayaan diri yang tinggi saat berhadapan dengan kamera dan narasumber.

Dosen pengampunya, Dr. Rizqi Ghassani, S.Kom.I., M.I.Kom., RFP (@rizqighassani) memang mendorong mahasiswanya untuk langsung mempraktikkan teori komunikasi di lapangan.

Totalitas Fadhli dalam mengemas tugas kuliah menjadi sebuah produk jurnalistik yang menarik ini langsung memancing perhatian warganet.

Reaksi Positif Netizen: “Gak Ngasih Nilai A Kebangetan!”

Utas yang diunggah empat hari lalu itu langsung dibanjiri komentar positif dari netizen. Banyak yang memuji keberanian dan kreativitas Fadhli, bahkan mendesak sang dosen untuk memberikan nilai tertinggi atas kerja kerasnya.

Berikut adalah beberapa komentar dukungan dari netizen di Threads:

  • @rifqy_jf_aslina: “Ini kalo dosen gak ngasih nilai A kebangetan siih”
  • @hus_ainassegaf: “Good job”
  • @emaknyaab: “Kereenn”
  • @mohamadikbal: “Sudah OK, joss”
  • @maskindmasnice & @iamririiiw: “Semangaaatt masss… Semangattt kakkk!!!!”

Suntikan Semangat dan Dukungan yang Terus Mengalir

Tidak hanya memuji kualitas video dan kemampuan public speaking-nya, jagat Threads juga dipenuhi oleh komentar yang memberikan suntikan semangat kepada Fadhli agar terus konsisten mengasah bakatnya di dunia penyiaran (broadcasting).

Berikut adalah deretan akun netizen yang ikut memberikan dukungan moral:

  • @maskindmasnice: “semangaaatt masss”
  • @iamririiiw: “Semangattt kakkk!!!!”
  • @rputtriii: “Semangat ya dek”
  • @noonarosee: “Wow semangat kak!”
  • @selvibhudu: “Semangat”
  • @bsinrapn: “Semangat mas”
  • @sherinetan.585: “Semangat”
  • @marescesve: “Iya dek”

Catatan Konstruktif Public Speaking: Masih Harus Banyak Belajar

Meski menuai banyak pujian, ruang diskusi di Threads juga diwarnai oleh masukan objektif mengenai kemampuan public speaking Fadhli.

Beberapa netizen yang tampaknya memahami dunia penyiaran memberikan catatan konstruktif bahwa sebagai pemula, Fadhli masih harus banyak belajar mengenai intonasi, body language, dan ketenangan di depan kamera.

Menariknya, diskusi ini justru membuka peluang kolaborasi yang positif. Ada praktisi komunikasi dan netizen senior yang secara terbuka menyatakan siap membantu serta membimbing Fadhli agar kemampuannya semakin terasah.

@chandra_kirana_99: “Keren keberaniannya, tapi untuk teknik reportase dan artikulasi masih banyak belajar ya dek. Kebetulan saya produser berita, kalau mau belajar bareng atau butuh feedback, DM aja ya!”

Nostalgia Netizen: Jadi Kenang-Kenangan Masa Kuliah Dulu

Unggahan video Fadhli ternyata juga memicu gelombang nostalgia di kalangan netizen senior.

Banyak dari mereka yang menganggap momen ini sebagai kenang-kenangan manis karena mengingatkan mereka pada masa-masa kuliah dulu, saat pertama kali ditantang memegang mikrofon dan gemetaran menjadi presenter di lapangan.

@putra_perkasa_media: “Melihat video ini jadi inget zaman kuliah tahun 2018 lalu. Persis banget ditugasin turun ke jalan bikin liputan, gemeteran pas wawancara polantas. Semangat dek, ini bakal jadi kenang-kenangan paling seru pas lulus nanti!”

@anissa_septia: “Lucu banget, langsung nostalgia zaman-zaman praktikum broadcast dulu. Sukses terus ya kuliahnya!”

Pentingnya Metode Praktik Lapangan dalam Ilmu Komunikasi

Metode pembelajaran berbasis praktik langsung seperti yang ditunjukkan oleh Fadhli dan dosennya, Dr. Rizqi Ghassani, dinilai sangat efektif dalam dunia pendidikan tinggi saat ini.

Menurut para ahli komunikasi, tantangan terbesar mahasiswa Public Speaking bukan hanya menghafal teori, melainkan bagaimana mengelola kecemasan (speech anxiety) dan membangun komunikasi dua arah yang responsif di situasi nyata.

Aksi viral Fadhli membuktikan bahwa penugasan kreatif yang adaptif dengan perkembangan zaman tidak hanya menarik bagi mahasiswa, tetapi juga mampu menghasilkan portofolio digital yang bernilai tinggi sebelum mereka benar-benar terjun ke industri media dan komunikasi.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*