
Aliansi Cipayung Plus Jaksel demo di BGN dan Kemenhan RI (12/8/2026), tuntut transparansi program dan evaluasi militerisme.
JAKARTA, KalderaNews.com – Aliansi mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok Cipayung Plus Jakarta Selatan menggelar aksi unjuk rasa di dua titik strategis Jakarta Pusat pada Rabu (12/8/2026).
Aksi ini difokuskan di Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) serta Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Republik Indonesia.
BACA JUGA:
- 2 Demo Mahasiswa Hari Ini, 597 Personel Gabungan Disiagakan
- Viral Aksi Demo Mahasiswa Membawa Truk Tinja ke Kejagung, Ini Alasannya
- Inilah Sosok Polisi yang Diduga Tawarkan Uang Demo UBK Langsung Dibantah
Mengusung tema besar “Evaluasi Militerisme, Transparansi Tata Kelola Program Nasional, dan Penegakan Akuntabilitas Pemerintah”, aksi ini diikuti oleh sekitar 50 hingga 100 perwakilan mahasiswa dari 10 organisasi kepemudaan.
Kronologi dan Rencana Jalur Aksi
Berdasarkan Surat Pemberitahuan Aksi Nomor 10/B/Ext/Cipayung Plus-Jaksel/8/2026, massa mengawali aksi di depan Kantor BGN, Jalan Kebon Sirih, Menteng, sekitar pukul 14.00 WIB.
Koordinator Lapangan Aksi, Dicky menegaskan porsi aspirasi pertama di BGN kemudian massa bergerak menuju Gedung Kemenhan RI di Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir.
Elemen Mahasiswa yang Terlibat
Sepuluh organisasi kemahasiswaan dan pemuda yang menginduk dalam Cipayung Plus Jaksel pada aksi ini meliputi:
- LMND & SEMMI
- HMI (MPO & Dipo)
- GMNI & PMII
- PMKRI & IMM
- KAMMI & Hikmah Budhi
8 Tuntutan Utama: Evaluasi Program MBG dan Kemenhan
Dalam aksinya, Cipayung Plus Jaksel membawa seperangkat tuntutan kritis yang terbagi menjadi dua fokus utama:
Empat Tuntutan untuk Badan Gizi Nasional (BGN)
Terkait pelaksanaan kebijakan Makan Bergizi Gratis (MBG), mahasiswa menuntut:
- Evaluasi Total: Mendesak Presiden Prabowo untuk mengevaluasi menyeluruh tata kelola Program MBG.
- Transparansi Anggaran: Menuntut keterbukaan penuh dalam penggunaan anggaran dan mekanisme pengawasan MBG.
- Pengusutan Hukum: Mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas setiap dugaan penyimpangan maupun tindak pidana korupsi pada program MBG.
- Tepat Sasaran: Memastikan program berjalan akuntabel dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat penerima.
Empat Tuntutan untuk Kementerian Pertahanan (Kemenhan)
Sementara untuk Kemenhan, aliansi mahasiswa menyoroti aspek pengawasan dan keselamatan sipil:
- Copot Menhan & Evaluasi Pelatihan: Mendesak pencopotan Menhan Sjafrie Sjamsoeddin serta evaluasi total pelatihan berorientasi militerisme yang melibatkan unsur sipil.
- Investigasi Tragedi Pelatihan: Menuntut investigasi transparan atas wafatnya lima peserta dalam kegiatan pelatihan yang menjadi perhatian publik.
- Penegakan Hukum: Meminta pertanggungjawaban hukum jika ditemukan unsur kelalaian atau pelanggaran prosedur.
- Standar Keselamatan & HAM: Mendesak pembenahan standar keselamatan, pengawasan, dan perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM) pada seluruh kegiatan pelatihan.
Pengamanan Ketat dari Polres Metro Jakarta Pusat
Pihak kepolisian telah mengantisipasi jalannya aksi agar tetap kondusif. Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, membenarkan adanya laporan kegiatan penyampaian pendapat di muka umum tersebut.
| Parameter Pengamanan | Detail |
| Total Personel Gabungan | 879 Personel |
| Unsur Pengamanan | Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakpus, Polsek Jajaran, & Pelayanan Unjuk Rasa |
| Status Surat Pemberitahuan | Telah diterima dan diproses sesuai prosedur |
Pihak penyelenggara aksi menyuarakan harapannya agar seluruh rangkaian penyampaian aspirasi dapat berlangsung tertib tanpa hambatan, serta direspons secara konstruktif oleh pemangku kebijakan terkait.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnyadi Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply