41 Tahun Poltek Nuklir, Adakah Ahli Nuklir Mumpuni yang Sudah Dihasilkan?

Politeknik Teknologi Nuklir Indonesia (Poltek Nuklir). (KalderaNews.com/Dok.BRIN)
Politeknik Teknologi Nuklir Indonesia (Poltek Nuklir) Yogyakarta (KalderaNews/Dok. BRIN)
Sharing for Empowerment

Genap 41 tahun berdiri, Poltek Nuklir BRIN telah melahirkan 2.292 lulusan bersertifikasi. Siapa sih ahli nuklir yang benar-benar mumpuni?

YOGYAKARTA, KalderaNews.com – Isu pemanfaatan teknologi nuklir untuk energi, kesehatan, hingga industri manufaktur semakin dinamis di Indonesia.

Di tengah tingginya kebutuhan akan sumber daya manusia (SDM) yang terampil dan bersertifikasi, Politeknik Teknologi Nuklir Indonesia (Poltek Nuklir) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) merayakan ulang tahunnya yang ke-41 pada September 2026.

BACA JUGA:

Pertanyaan mendasar pun muncul: setelah 41 tahun berkiprah, adakah ahli nuklir mumpuni yang benar-benar telah dihasilkan oleh institusi ini?

2.292 Lulusannya Benar-benar Ahli Nuklir?

Berbicara tentang angka pencapaian dan rekam jejak historisnya. Hingga tahun 2026, Poltek Nuklir tercatat telah berhasil melahirkan 2.292 lulusan yang diklaim terampil di bidang ketenaganukliran.

Sejauh ini transformasi kelembagaan juga terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja:

  1. Pendidikan Ahli Teknik Nuklir (PATN) – Berdiri pada tahun 1985.
  2. Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir (STTN) – Bertransformasi pada tahun 2001.
  3. Politeknik Teknologi Nuklir Indonesia (Poltek Nuklir BRIN) – Berubah status menjadi perguruan tinggi vokasi di bawah naungan BRIN pada tahun 2021.

Pada momentum Dies Natalis ke-41 sekaligus Wisuda Sarjana Terapan ke-5 yang digelar di Ballroom Sahid Raya Hotel & Convention Yogyakarta, Rabu (9/9/2026), Poltek Nuklir kembali meluluskan 104 mahasiswa Sarjana Terapan. Lulusan tersebut berasal dari tiga program studi utama:

  • Teknokimia Nuklir: 36 lulusan
  • Elektronika Instrumentasi: 34 lulusan
  • Elektro Mekanika: 34 lulusan

Kompetensi Mumpuni Berbasis Sertifikasi Industri dan Magang BRIN

Kompetensi teknisi dan ahli nuklir dari Poltek Nuklir tidak sekadar didasarkan atas ijazah akademik, melainkan dibuktikan dengan sertifikasi kompetensi nasional dan internasional yang diakui oleh dunia industri.

Seluruh lulusan Poltek Nuklir wajib mengikuti program magang industri dan riset di berbagai fasilitas milik BRIN, seperti:

  • Pusat Riset Teknologi Akselerator
  • Pusat Riset Daur Bahan Bakar Nuklir dan Limbah Radioaktif
  • Pusat Teknologi Keselamatan dan Metrologi Mutu Nuklir
  • Pusat Riset Teknologi Reaktor Nuklir
  • Direktorat Pengelolaan Fasilitas Ketenaganukliran

Guna menjamin kualifikasi keselamatan kerja tinggi, para lulusan telah dibekali lisensi dan sertifikasi resmi, di antaranya:

  • Petugas Proteksi Radiasi (PPR) bidang industri lingkup Uji Tak Rusak (UTR), Well Logging, dan Iradiator.
  • Petugas Keahlian Radiografi Industri Tingkat 1 (OR).
  • Ultrasonic Testing (UT) Level 2 ASNT.
  • Petugas Keamanan Zat Radioaktif (PKZR).

Menjawab Tantangan Industri Melalui Sinergi Talenta

Plt. Direktur Poltek Nuklir, Zainal Arief, menegaskan bahwa fokus pendidikan vokasi saat ini adalah melahirkan SDM yang unggul, kreatif, adaptif, serta berjiwa kewirausahaan yang mampu menjadi penggerak inovasi di masyarakat.

“Tantangan pendidikan vokasi saat ini bukan hanya mencetak lulusan dengan kemampuan teknis, tetapi juga membangun talenta yang mampu beradaptasi dan menghasilkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat maupun industri,” tutur Zainal Arief.

Penerapan kurikulum berbasis Problem Based Learning (PBL) dan riset terapan juga dibuktikan dengan deretan prestasi nasional hingga internasional yang diraih mahasiswa.

Di antaranya juara pada National CAD-CAM Competition 2024, INYS Festival Nuklir Nasional 3, Essay Competition ASIA 2025, medali perunggu di IRPrO 2024, hingga Best Team Internet of Things pada Kompetisi Mahasiswa Bidang Informatika Politeknik Nasional V.

Melalui perjalanan empat dekade lebih, Poltek Nuklir BRIN mengklaim berhasil mencetak SDM dan ahli ketenaganukliran yang tidak hanya mumpuni secara teori, melainkan siap pakai (work-ready) dan bersertifikasi untuk mendukung akselerasi industri serta kemandirian teknologi nasional.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


152 views