Waspada Rekening di HP Dibobol Maling, Ini Panduan Aman NSA dan OJK

Hacker dengan ponsel di tangan
Hacker dengan ponsel di tangan (KalderaNews/Ist)
Sharing for Empowerment

Hindari pencurian rekening bank di HP! Simak panduan aman transaksi perbankan dan tips proteksi siber dari NSA dan OJK.

The Path To Financial Freedom, EduFulus – Ancaman kejahatan siber terhadap perangkat seluler dan rekening perbankan kian mengintai masyarakat Indonesia.

Celah keamanan sepele, mulai dari koneksi Wi-Fi publik di kafe atau stasiun hingga membiarkan fitur konektivitas menyala bisa dimanfaatkan peretas untuk membobol saldo tabungan hingga puluhan juta rupiah.

SIMAK JUGA: 7 Tips Amankan Akun Investasi Bebas Hacker Ala BNI Sekuritas, Tetap Butuh Peran Aktif Pengguna

Untuk mengantisipasi modal penipuan tersebut, penggabungan panduan keamanan dari National Security Agency (NSA) Amerika Serikat dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjadi rujukan penting dalam mengamankan perangkat smartphone (Android maupun iOS) sekaligus menjaga transaksi keuangan.

Panduan NSA: Mengamankan Perangkat Seluler dari Peretasan

NSA merilis Mobile Device Best Practices yang merangkum langkah kedisiplinan dasar untuk menutup celah akses ilegal penjahat siber:

  • PIN Kuat & Akses Keamanan: Gunakan PIN 6 digit non-sekuensial (bukan tanggal lahir) serta aktifkan fitur hapus data otomatis setelah 10 kali percobaan sandi yang salah.
  • Kelola Konektivitas: Matikan fitur Bluetooth jika tidak digunakan dan hindari menghubungkan HP ke jaringan Wi-Fi publik untuk transaksi perbankan. Hapus daftar jaringan tersimpan agar perangkat tidak terhubung otomatis (auto-connect).
  • Hindari Juice Jacking: Jangan mengisi daya menggunakan colokan USB di tempat umum karena berisiko menyusupkan program pencuri data (malware). Gunakan adaptor dan kabel data pribadi.
  • Manajemen Aplikasi & Sistem: Unduh aplikasi hanya dari toko resmi (Google Play Store/App Store), hapus aplikasi yang tidak terpakai, dan segera perbarui sistem operasi (OS) saat pembaruan tersedia.
  • Kebersihan Perangkat & Sistem Bawaan: Hindari tindakan root atau jailbreak yang merusak proteksi pabrik. Lakukan restart HP minimal seminggu sekali untuk memutus jalannya program mata-mata (spyware) di memori sementara.
  • Waspada Lampiran: Jangan membuka lampiran dari pengirim tak dikenal atau mengklik tautan pop-up yang meminta pengunduhan berkas asing.

Panduan OJK: Cara Aman Bertransaksi Perbankan Digital

OJK mengimbau nasabah perbankan digital untuk menerapkan etika dan kewaspadaan ekstra saat bertransaksi via ponsel:

  • Kerahasiaan Data Utama: Jangan pernah membagikan PIN, kata sandi, maupun kode OTP kepada siapa pun—termasuk pihak yang mengaku sebagai petugas bank resmi.
  • Penyimpanan Kode Rahasia: Dilarang menyimpan PIN atau kata sandi dalam bentuk foto, catatan digital, atau tangkapan layar di dalam perangkat yang terhubung ke internet.
  • Verifikasi Transaksi: Periksa kembali nama penerima dan jumlah nominal sebelum mengonfirmasi pembayaran. Pastikan untuk menekan tombol Log Out setelah sesi transaksi selesai.
  • Respon Notifikasi: Cermati setiap pesan notifikasi dari bank. Jika ditemukan indikasi transaksi mencurigakan, segera hubungi call center resmi bank yang tertera pada bagian belakang kartu ATM.
  • Pengelolaan Akses dan Kartu SIM: Laporkan segera ke pihak bank jika kartu SIM Anda hilang atau berganti nomor. Pastikan seluruh data aplikasi keuangan dihabisi (factory reset) sebelum menjual atau berganti ponsel.

SIMAK JUGA: Duh, Hacker Korut Berhasi Bobol Rp22 Triliun dari Platform Kripto

* Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus lainnya di Google News. Dus, jika Anda ingin bekerjasama dengan kanal EduFulus, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


116 views