PADANGAN, KalderaNews.com – Di tengah maraknya isu penghematan bahan bakar minyak (BBM), sosok Ahmad Zaki Febiansyah (34) menjadi sorotan publik karena aksinya yang viral di media sosial.
Guru di SMP Negeri 1 Padangan, Bojonegoro ini memilih cara yang tak biasa untuk berangkat kerja, yakni dengan berlari menuju sekolah.
Aksi uniknya ini mulai viral setelah ia mengunggah video berdurasi 36 detik melalui akun media sosial @ahmadzakifebiansyah.
Dalam video tersebut, ia menyampaikan pesan “Mohon izin Bapak Bupati” sambil memperlihatkan aktivitasnya berlari menuju sekolah.
BACA JUGA:
- Heboh Kasus Amsal Sitepu, Videografer yang Didakwa Mark Up Anggaran Desa, Picu Perdebatan soal Standar Jasa Kreatif
- Viral Guru dan Operator Sekolah Sebar Brosur ‘Jasa Oral Seks’, Hebohkan Dunia Maya
- Viral di Medsos, Mobil MBG Dipakai Wisata dan Jemput Penumpang, Kok Bisa?
Respon arahan presiden, guru ini berangkat sekolah dengan berlari dari rumah
Keputusan untuk berlari ke sekolah ini merupakan bentuk respons terhadap arahan Presiden Indonesia terkait efisiensi penggunaan transportasi, khususnya bagi pegawai dengan jarak rumah yang tidak terlalu jauh.
Zaki sendiri merupakan pengajar Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Ia tidak hanya memberikan materi di kelas, tetapi juga langsung mempraktikkan pola hidup sehat dalam kesehariannya.
“Iya saya memang suka lari mulai 2006, alhamdulillah juga sudah ikut di beberapa turnamen kejuaraan baik tingkat kabupaten, provinsi hingga nasional,” ucap Zaki, Rabu (1/4/2026).
Kebiasaan berlari memang sudah menjadi bagian dari rutinitas hariannya. Setiap pagi setelah Subuh, ia selalu menyempatkan diri untuk berlatih di sekitar rumah sebelum berangkat mengajar.
“Setiap hari latihan lari. Nggak bisa lari itu langsung dadakan. Harus latihan pelan-pelan durasi ditambah,” imbuh Zaki.
“Beda dengan lainnya bersepeda, saya berpikir lari juga satu olahraga yang bisa saya lakukan ketika berangkat kerja serta memberikan contoh yang baik soal menjaga kesehatan,” ujar Zaki.
Dengan kemampuan sebagai atlet, jarak sekitar 4 kilometer dari rumah ke sekolah mampu ia tempuh dalam waktu 15 menit 40 detik.
Menurutnya, cara ini menjadi solusi efektif untuk mengurangi penggunaan BBM sekaligus menjadi pemanasan sebelum mengajar siswa kelas 8.
Sebagai guru olahraga, Zaki juga ingin menularkan semangat tersebut kepada para siswanya. Ia menegaskan bahwa untuk menjadi pelari yang baik dibutuhkan latihan yang konsisten dan disiplin tinggi, terutama bagi yang ingin mencapai performa maksimal.
Semangat positif ini perlahan mulai diikuti oleh rekan-rekan guru lainnya. Ia pun berharap kebiasaan ini tidak berhenti pada dirinya saja.
“Semoga dengan ini bisa menjadi hal positif untuk pegawai-pegawai lainnya. Besok Senin saya juga mau lari lagi sama teman guru Bimbingan Konseling (BK),” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply