
Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional yang baru.
JAKARTA, KalderaNews.com – Gerbong kepemimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) resmi dirombak total oleh Presiden Prabowo Subianto.
Lewat pelantikan yang digelar di Istana Negara, Agustina Arumsari resmi mengemban amanah baru sebagai Wakil Kepala BGN, mendampingi Nanik S. Deyang yang kini menjabat sebagai Ketua BGN.
Agustina tidak sendiri. Ia dilantik bersama Mayjen TNI Trenggono untuk menggantikan jajaran pimpinan lama, yakni Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sonny Sonjaya yang resmi dicopot dari jabatannya per 2 Juni 2026 lalu.
BACA JUGA:
- Resmi Jadi Kepala BGN, Ini Profil dan Rekam Jejak Nanik S. Deyang
- Inilah Sosok dan Profil Pendidikan Kepala BGN yang Dicopot Prabowo
- Kejagung Bongkar Dugaan Mark Up Proyek BGN, dari Sepatu hingga Motor
Meski baru hitungan hari berkantor, birokrat kelahiran Purbalingga, 9 November 1970 ini langsung bergerak cepat memetakan pekerjaan rumah di lembaga baru tersebut.
Fokus utamanya saat ini adalah membenahi data penerima manfaat program gizi nasional.
“Beberapa permasalahan memang sudah kami lihat, seperti masalah data kemudian ada beberapa klaster permasalahan. Termasuk juga mungkin kita akan refocusing penerima manfaat. Tujuannya adalah bagaimana anggaran program ini tetap tercapai targetnya, jangan sampai ada anak-anak Indonesia yang kelaparan,” ujar Agustina.
Srikandi keuangan lulusan STAN dan UI
Penunjukan Agustina Arumsari sebagai nakhoda baru BGN dinilai strategis mengingat rekam jejaknya yang mentereng di bidang tata kelola keuangan dan pengawasan.
Ia merupakan alumnus Diploma 3 STAN angkatan 1989, yang kemudian melanjutkan program Diploma 4 di kampus kedinasan yang sama hingga lulus pada tahun 1998.
Tak puas sampai di situ, ia mempertajam ilmu hukumnya dengan menyelesaikan studi S2 Magister Hukum di Universitas Indonesia (UI) pada tahun 2014.
Kebanggaan atas terpilihnya Agustina juga datang dari Ikatan Keluarga Alumni STAN (IKANAS STAN). Lewat akun media sosial resminya, mereka memberikan apresiasi tinggi atas tugas baru yang diemban sang alumni.
Kolektor 10 sertifikasi kompetensi internasional
Dibalik penampilannya yang bersahaja, deretan gelar di belakang nama Agustina Arumsari, Ak., M.H., terbilang sangat panjang.
Berdasarkan data dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), ia mengantongi 10 sertifikasi profesional bergengsi di bidang audit, manajemen risiko, dan anti-fraud:
- Certified Fraud Examiner (CFE)
- Certified Forensic Auditor (CFrA)
- Chartered Accountant (CA)
- Qualified Internal Auditor (QIA)
- Certified Government Chief Audit Executive (CGCAE)
- Certified Internal Audit Executive (CIAE)
- Certified Risk Professional (CRP)
- Certified Risk Executive Leader (CREL)
- Certified Government Risk Executive (CGRE)
- Fraud Risk Management Professional (FRMP)
Auditor daerah, Wakil Kepala BPKP
Sebelum dipercaya mengawal program gizi nasional, karier Agustina tumbuh besar di lingkungan BPKP.
Ia memulai langkahnya dari bawah sebagai Asisten Pengawas Keuangan dan Pembangunan Madya di BPKP Sumatera Barat.
Kariernya melesat hingga dipercaya mengisi pos-pos krusial seperti Direktur Investigasi BUMN/BUMD (2017), Direktur Investigasi III (2019), hingga Deputi Kepala BPKP Bidang Investigasi (2020).
Pada 19 Februari 2025 lalu, Presiden Prabowo sempat melantiknya sebagai Wakil Kepala BPKP, sebelum akhirnya kini digeser untuk memperkuat akuntabilitas anggaran di Badan Gizi Nasional.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply