Depresi Danakil, Bentang “Neraka” di Afrika

Post 1

<script async src=”https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js”></script>
<script>
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({
google_ad_client: “ca-pub-6552035690024734”,
enable_page_level_ads: true
});
</script>

Bentang alam Depresi Danakil
Bentang alam Depresi Danakil (KalderaNews/destinationtips.com)

JAKARTA, KalderaNews.com – Ketika membicarakan Afrika pasti yang terlintas di pikiran kita hanyalah pemandangan alam seperti dalam film “The Gods Must Be Crazy”. Namun, siapa sangka di tengah kondisi tersebut terbentang alam yang banyak orang bilang mirip neraka. Bentang alam itu adalah Depresi Danakil.

Depresi Danakil terletak sejauh 124×31 mil di utara Wilayah Afar di Ethiopia, di dekat perbatasan Eritrea. Posisinya dari ketinggian muka air laut sedalam 125 m dan menjadikannya salah satu daratan terendah di bumi. Di sebelah barat berbatasan dengan Dataran Tinggi Ethiopia, di sebelah timur dengan Pegunungan Alpen Danakil, dan sisanya dengan Laut Merah.

Secara geologi, Depresi Danakil terdapat di bagian utara dari Segitiga Afar atau Depresi Afar di Ethiopia. Bentukan ini dihasilkan dari pergerakan tiga lempeng di Tanduk Afrika. Lempeng-lempeng tersebut ialah lempeng Afrika (Nubian dan Somali), serta Asia. Pergerakan lempeng-lempeng ini saling menjauh hingga menimbulkan perpecahan dan aktivitas vulkanik bersifat basal.

BACA JUGA:
Begini Nih Awal Mula Adanya Daging Ayam
Catatumbo, Petir Abadi yang Suka “Main” Keroyokan
Apa Sih “Doom Tourism” Itu?

Meski secara umum daratan Afrika memang panas, ternyata Depresi Danakil menjadi tempat dengan suhu rerata terpanas sepanjang tahun yang ada di bumi. Panasnya rata-rata mencapai 34,5 derajat Celcius, sedangkan suhu tertingginya mencapai 50 derajat Celcius.

Karena panasnya itu, Sungai Awash mengering dan menjadi rangkaian danau garam, salah satu danaunya bernama Danau Afrera (oleh karenanya, sungai ini tidak pernah bermuara di Samudra Hindia). Selama berabad-abad, penduduk setempat pun telah menambang garam tersebut dan membawanya dalam perjalanan dengan karavan unta.

Aktivitas penambangan garam yang memanfaatkan tenaga unta untuk pengangukatannya (KalderaNews/holeinthedonut.com)

Bentukan alam lain yang ada di Depresi Danakil adalah gunung berapi, antara lain Gunung Ayalu dan Erta Ale. Dua gunung ini berada di ujung selatan Depresi Danakil.

Aktivitas lava basal kawah gunungapi Arta Ale di Depresi Danaki
Aktivitas lava basal kawah gunungapi Arta Ale di Depresi Danakil (KalderaNews/begohatours.com)

Gunung Ayalu adalah gunung paling tua yang ada di sebelah barat Gunung Arta Ale. Sedangkan Gunung Erta Ale memiliki danau kawah lava dari mantel bumi yang selalu menggelegak. Di sinilah terbentuk mata air panas mengandung belerang Dallol dan Danau Kuning.

Mata air panas belerang Dallol di Depresi Danakil
Mata air panas belerang Dallol di Depresi Danakil (KalderaNews/georggerster.com)

Aktivitas vulkanik juga membawa kombinasi belerang dan besi ke permukaan yang menindih batuan sedimen seperti batu pasir dan basal. Akibatnya, terbentuklah endapan kuning, hijau, dan orange.

Selain itu, kombinasi aktivitas tektonik dan vulkanik di Depresi Danakil juga memunculkan air mancur panas dan kolam asam. Danau berwarna-warni pun terbentuk akibat munculnya berbagai macam mineral. Proses erosi, genangan air laut, serta naik dan turunnya tanah pun tidak luput turut serta membentuk bentang Depresi Danakil.

Tertarik berpetualang ke Depresi Danakil? (AC)

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat, dan teman-temanmu

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*