Begini 7 Cara Merayakan Tahun Baru 2022, Tip Dari WHO Nih




Ilustrasi: Tempat di Jakarta untuk melihat pesta kembang api Tahun Baru. (Ist.)
Pesta kembang api Tahun Baru (KalderaNews/Ist)

JAKARTA, KalderaNews.com – Kita akan segera memasuki tahun baru 2022. Seperti tahun sebelumnya, perayaan tahun baru kali ini masih berlangsung dalam situasi pandemi Covid-19.

BACA JUGA:

World Health Organization (WHO) atau Organisasi Kesehatan Dunia menerbitkan panduan merayakan Tahun Baru secara aman. Hal ini untuk mengurangi risiko terjadinya penularan virus corona.

Nah, inilah 7 tip merayakan tahun baru dari WHO

Pastikan kamu sudah menerima vaksin Covid-19

WHO menyebutkan, vaksin dapat memberikan perlindungan dari risiko terkena sakit parah atau bahkan kematian akibat Covid-19. Semakin banyak orang yang divaksinasi lengkap, semakin baik perlindungan bagi masyarakat.

Selalu memakai masker

WHO juga merekomendasikan pemakaian masker yang dipasang dengan benar ketika jarak fisik tidak memungkinkan dan ketika ventilasi buruk, terutama di dalam ruangan. Masker membantu menghentikan penyebaran Covid-19 akibat droplet yang mengandung virus terhirup atau bersentuhan langsung dengan mata, hidung atau mulut.

Terus menjaga jarak fisik

WHO pun mengimbau masyarakat selalu menjaga jarak fisik setidaknya 1 meter dari orang lain, meskipun mereka tidak terlihat sakit. Menjaga jarak fisik penting dilakukan karena virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 dapat menyebar dari mulut atau hidung orang yang terinfeksi dalam bentuk partikel cairan kecil ketika mereka batuk, bersin, berbicara, bernyanyi, atau bernapas.

Ingat, tutup hidung dan mulut saat batuk atau bersin

Saat kamu batuk atau bersin, tutup hidung dan mulut dengan menggunakan tisu atau lipatan siku. Dan, segera buang tisu tersebut dan cuci tangan. Menerapkan etika batuk dan bersin, kata WHO, dapat melindungi kita dari Covid-19.

Jangan lupa cuci tangan

Kamu mesti selalu membersihkan tangan secara rutin menggunakan sabun dan air, atau hand sanitizer yang mengandung alkohol. Virus dapat menempel pada tangan ketika kamu menyentuh permukaan barang yang telah terkontaminasi. Dan, penularan dapat terjadi ketika kamu menyentuh mata, hidung, atau mulut menggunakan tangan yang terkontaminasi.

WHO juga mengimbau untuk secara rutin membersihkan permukaan barang yang sering disentuh, seperti kenop pintu atau layar ponsel.

Jauhi kerumunan

WHO menyebutkan, Covid-19 mudah menular pada kerumunan dan ruangan dengan ventilasi buruk, di mana orang-orang menghabiskan waktu bersama dalam jangka lama. Maka, hindari ruang yang tertutup, ramai atau melibatkan kontak dekat.

Pertemuan di luar ruangan lebih aman daripada pertemuan di dalam ruangan, terutama jika ruang dalam ruangan kecil dan tidak memiliki ventilasi. Jika kamu harus berkumpul di dalam ruangan, bukalah jendela untuk meningkatkan jumlah ventilasi alami, batasi waktu di dalam ruangan, selalu memakai masker, dan jaga jarak fisik.

Jangan keluar rumah bila sakit

Menurut WHO, orang-orang yang sakit sebaiknya tidak bepergian keluar rumah untuk merayakan liburan tahun baru, terutama jika gejalanya mengarah ke Covid-19. Gejala yang paling umum adalah demam, batuk kering, dan kelelahan.

Gejala lain termasuk hilangnya rasa atau bau, hidung tersumbat, konjungtivitis (juga dikenal sebagai mata merah), sakit tenggorokan, sakit kepala, nyeri otot atau sendi, ruam kulit, mual atau muntah, diare, kedinginan dan pusing.

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*