Kepala BSKAP: Kurikulum Prototipe Akan Menjadi Kurikulum Nasional 2024, Begini Penjelasannya




Anindito Aditomo, Kepala Badan Standar, Kurikulum & Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikbudristek. (Ist.)
Anindito Aditomo, Kepala Badan Standar, Kurikulum & Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikbudristek. (Ist.)

JAKARTA, KalderaNews.com – Pemerintah memang berencana mengganti kurikulum pendidikan. Saat ini, Kurikulum Prototipe sedang diujicobakan di beberapa sekolah di seluruh Indonesia.

Melalui akun Instagram @ninoaditomo, Anindito Aditomo. Kepala Badan Standar, Kurikulum & Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikbudristek, menjelaskan secara rinci terkait pergantian kurikulum tersebut.

Anindito Aditomo atau yang akrab disapa Nino menuliskan bahwa Kurikulum Prototipe tersebut baru akan menjadi Kurikulum Nasional pada 2024 mendatang.

BACA JUGA:

Pergantian kurikulum ini, kata Nino, lantaran Indonesia telah mengalami krisis belajar (learning crisis) sejak cukup lama. Studi-studi nasional maupun internasional menunjukkan bahwa banyak siswa yang tidak mampu memahami bacaan sederhana atau menerapkan konsep matematika dasar.

Studi-studi itu pun menunjukkan bahwa ada kesenjangan besar antarwilayah dan antarkelompok sosial-ekonomi dalam hal kualitas belajar. Apalagi sejak pandemi, krisis belajar ini menjadi kian parah.

Maka, lanjut Nino, untuk mengatasi krisis belajar tersebut diperlukan perubahan yang sistemik. Kualitas guru dan kepala sekolah tentu menjadi faktor kunci. Namun, kualitas pembelajaran juga dipengaruhi oleh kurikulum yang digunakan. Kurikulum menentukan materi yang diajarkan di kelas. Kurikulum juga mempengaruhi kecepatan dan metode mengajar yang digunakan guru.

“Betul bahwa guru yang hebat akan bisa menerapkan pembelajaran yang baik, apa pun kurikulumnya. Tapi kurikulum yang baik bisa mendorong sebagian besar guru untuk berfokus pada tumbuh kembang karakter dan kompetensi murid,” kata Nino.

Kurikulum yang baik tidak memaksa guru untuk “kejar tayang materi”, melainkan mendorong guru untuk lebih memperhatikan kemajuan belajar muridnya.

Untuk itulah, Kemendikbudristek mengembangkan Kurikulum Prototipe, sebagai bagian penting upaya memulihkan pembelajaran dari krisis yang sudah lama kita alami. Nino mengatakan bahwa Kurikulum Prototipe akan menjadi kurikulum nasional pada tahun 2024.

Dengan kata lain, pergantian berikutnya baru akan terjadi setelah kurikulum yang sebelumnya (K-13) diterapkan 11 tahun dan melewati setidaknya empat menteri pendidikan (M. Nuh, Anies Baswedan, Muhadjir Effendy, dan Nadiem Makarim). Ini waktu yang cukup untuk menetapkan pergantian kurikulum.

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*