RDN PT Panca Global Kapital Tbk Dibobol, Kerugian Ditaksir Rp 70 Miliar

Hacker atau peretas
Hacker atau peretas (EduFulus/Ist)
Sharing for Empowerment

The Path To Financial Freedom, EduFulus –  Sebuah kabar mengejutkan datang dari PT Panca Global Kapital Tbk (PEGE), perusahaan investasi yang dikenal dengan kode broker PG. Rekening Dana Nasabah (RDN) milik perusahaan ini yang ditempatkan di PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dikabarkan telah dibobol.

Menurut sumber yang tidak ingin disebutkan namanya, kerugian akibat pembobolan tersebut diperkirakan mencapai Rp 70 miliar.

Peristiwa ini diduga terjadi pada hari Rabu, 10 September 2025, sekitar pukul 14.00 WIB, saat jam kerja dan transaksi perdagangan sedang berlangsung.

SIMAK JUGA: Menakutkan! Dugaan Pembobolan RDN RHB Sekuritas Mencuat di Tengah Gangguan Aplikasi Trading

Pembobolan ini memicu kekhawatiran publik, terutama terkait keamanan RDN. Terlebih, isu pemblokiran rekening “dorman” atau tidak aktif oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) sempat menjadi perbincangan hangat.

Beda RDN dengan Rekening Tabungan Biasa

Menanggapi isu pemblokiran rekening dorman, Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik, menegaskan bahwa rekening yang diblokir PPATK adalah rekening tabungan biasa, bukan RDN saham.

RDN, atau Rekening Dana Nasabah, adalah rekening khusus yang digunakan oleh investor untuk menyimpan dana yang akan digunakan untuk bertransaksi di pasar modal. Berbeda dengan rekening tabungan biasa, RDN terpisah dari rekening pribadi investor dan dikelola oleh perusahaan sekuritas.

Menurut Jeffrey, RDN saham tidak akan diblokir karena pasar modal pada hakikatnya adalah untuk investasi jangka panjang. Sah saja jika seorang investor membeli saham dan tidak melakukan transaksi selama bertahun-tahun, karena ia mungkin hanya menunggu dividen tahunan.

“Jadi nggak ada alasan satupun untuk PPATK memblokir itu,” tegas Jeffrey.

Sebelumnya, langkah PPATK memblokir sementara rekening dorman telah menimbulkan kehebohan. Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana, menjelaskan bahwa rekening dorman kerap digunakan oleh pelaku kejahatan untuk menyimpan dana hasil tindak pidana. Pada Rabu, 6 Agustus 2025, ia bahkan mengakui bahwa PPATK telah membuka 122 juta rekening bank yang tidak aktif.

Meski begitu, peristiwa pembobolan RDN Panca Global Kapital ini menjadi pengingat penting bagi investor dan perusahaan sekuritas untuk terus meningkatkan keamanan dana nasabah di pasar modal.

SIMAK JUGA: Terbaru! Inilah 23 Bank Administrator RDN dan Bank Pembayaran KSEI Periode 2024-2029

* Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus lainnya di Google News. Dus, jika Anda ingin bekerjasama dengan kanal EduFulus, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*