
JAKARTA, KalderaNews.com – Kemendikdasmen mulai mendistribusikan papan interaktif pintar atau smartboard di beberapa sekolah di wilayah Indonesia. Terus apa gunanya?
Direktur Jenderal Pendidikan Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kemendikdasmen, Gogot Suharwoto menyatakan, pada tahap pertama papan itu didistribusikan sekolah-sekolah di wilayah Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat.
“Adapun untuk wilayah lainnya, proses distribusi akan dilakukan pada tahap berikutnya,” papar Gogot.
BACA JUGA:
- Smartboard Hanya Alat Bantu, Mendikdasmen: Interaksi Tatap Muka di Kelas Tetap Jadi Prioritas
- Presiden Prabowo: Tunggu 3-4 Bulan Lagi, Televisi Canggih Dipasang di Seluruh Sekolah, Buat Apa Sih?
- Kisah Pilu Siswi SMP di Boyolali, Tidak Bisa Beli Seragam Sekolah dan Lebih Pilih Membolos
Ini guna smartboard
Gogot memaparkan, papan pintar ini disalurkan pemerintah untuk menunjang proses pelajar serta digitalisasi.
Smartboard berbeda dengan televisi pintar yang hanya menyajikan konten pembelajaran secara satu arah pada siswa dan guru.
Sementara, smartboard dirancang agar guru dan siswa bisa berkolaborasi langsung melalui layar sentuh serta bisa menyajikan kontennya bisa berupa teks, video, audio, gamifikasi, bahkan augmented reality.
‘Anak-anak dapat memutar model tertentu, memperbesar, memperkecil, dan menjawab soal interaktif di layar. Semua ini membuat pembelajaran lebih mudah dipahami sekaligus menyenangkan,” katanya.
Tapi Gogot menegaskan, digitalisasi pembelajaran ini tidak hanya berupa perangkat, melainkan juga konten pembelajaran interaktif serta bimbingan teknis bagi guru agar makin mampu merancang pembelajaran yang kreatif dan inovatif.
“Ini satu paket. Tidak cukup hanya alat tanpa konten, atau konten tanpa pendampingan. Semuanya terintegrasi,” imbuh Gogot.
Program digitalisasi pembelajaran yang dicanangkan Kemendikdasmen dengan lebih dinamis, interaktif, serta merata bagi semua pelajar di berbagai pelosok negeri.
“Digitalisasi pembelajaran menjadi upaya percepatan agar anak-anak Indonesia bisa mengejar ketertinggalan sekaligus terbiasa dengan keterampilan abad 21,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply