
MAGELANG, KalderaNews.com – Menjadi pemimpin masa depan tidak cukup hanya bermodal disiplin baja dan fisik yang kuat.
Di era digital yang penuh jebakan batman, kecerdasan finansial kini menjadi “senjata” baru yang wajib dikuasai.
Pesan kuat ini disampaikan langsung oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan OJK, Friderica Widyasari Dewi, di hadapan 900 siswa SMA Taruna Nusantara, Magelang, Selasa (6/1).
BACA JUGA:
- Beasiswa SMA Taruna Nusantara 2025 Dibuka, Simak Cara Daftar dan Persyaratannya di Sini!
- Pendidikan Mayor Teddy, Lulusan SMA Taruna Nusantara yang Ditunjuk Jadi Sekretaris Kabinet Presiden Prabowo
- Ini Isi Lengkap Klarifikasi SMA Taruna Nusantara Magelang, Mario Dandy Satrio Hanya Sampai Kelas 2
Dalam acara edukasi literasi keuangan yang berlangsung di Balairung Pancasila, sosok yang akrab disapa Kiki ini menegaskan bahwa karier cemerlang bisa runtuh seketika tanpa pengelolaan uang yang sehat.
Bukan Sekadar Hitung-hitungan, Tapi Bekal Kepemimpinan
Friderica mengingatkan bahwa teknologi digital adalah pisau bermata dua. Di balik kemudahan akses keuangan, ada ancaman scam hingga aktivitas ilegal yang mengintai.
“Literasi keuangan adalah bekal penting kepemimpinan. Kecerdasan dan karier yang baik tidak akan optimal tanpa didukung pengelolaan keuangan yang sehat,” tegasnya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Sekolah SMA Taruna Nusantara, M. Imam Gogor Agnie Aditya, menyebut bahwa memahami uang adalah bagian dari pembentukan karakter.
Menurutnya, siswa yang paham keuangan akan tumbuh menjadi pribadi yang lebih berintegritas dan mandiri.
Duta Literasi: Agen Perubahan di Garis Depan
Momen menarik terjadi saat pengukuhan simbolis Duta Literasi Keuangan. Para siswa terpilih ini bukan sekadar menyandang gelar, melainkan didapuk menjadi “agen perubahan” yang akan menularkan virus sadar finansial ke lingkungan keluarga hingga masyarakat luas.
Untuk memperdalam amunisi pengetahuan siswa, OJK juga menggelar talk show yang menghadirkan para pakar dari Bursa Efek Indonesia, BNI, dan Pegadaian.
Mereka membedah tuntas strategi investasi aman, seni menabung, hingga cara jitu mendeteksi modus penipuan keuangan yang kian beragam.
Acara ini tidak main-main. Kehadiran tokoh-tokoh penting seperti Kepala BNPT RI, Eddy Hartono, serta jajaran pimpinan OJK Jawa Tengah dan DIY, menunjukkan bahwa literasi keuangan bagi generasi muda adalah isu strategis nasional.
Dengan kegiatan ini, OJK berkomitmen untuk terus “bergerilya” ke sekolah-sekolah di seluruh Indonesia. Tujuannya satu: memastikan masyarakat Indonesia di masa depan tidak hanya sejahtera secara ekonomi, tetapi juga memiliki ketahanan kuat terhadap risiko keuangan global.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply