Gerhana Matahari Total 12 Agustus Bakal Punya Korona Berbeda dari Biasanya, Mengapa?

Gerhana matahari total (Kalderanews.com/iStock Photo)
Sharing for Empowerment

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 bakal memiliki bentuk korona yang tak terulang. Simak penyebabnya di sini.

JAKARTA, KalderaNews.com– Fenomena Gerhana Matahari Total (GMT) akan berlangsung pada 12 Agustus 2026. Peristiwa astronomi ini diperkirakan menghadirkan penampakan korona Matahari yang memiliki karakteristik tersendiri dan tidak akan persis sama dengan gerhana pada masa mendatang.

Setiap Gerhana Matahari Total memiliki tampilan korona yang berbeda. Korona merupakan bagian terluar atmosfer Matahari yang dapat terlihat ketika Bulan menutupi seluruh piringan Matahari.

Saat kondisi tersebut terjadi, pengamat dapat melihat struktur berwarna putih yang tampak memancar dari balik siluet gelap Bulan. Istilah korona berasal dari bahasa Latin yang berarti mahkota.

BACA JUGA:

Korona Matahari Selalu Berubah

Korona tidak mempunyai bentuk yang tetap. Struktur tersebut dipengaruhi oleh aktivitas magnetik Matahari yang terus mengalami perubahan.

Oleh karena itu, korona yang terlihat ketika GMT 12 Agustus 2026 nantinya akan menjadi gambaran kondisi Matahari pada satu fase tertentu dalam Siklus Matahari 25.

Dalam keadaan normal, korona tidak dapat diamati secara langsung dengan mata telanjang karena cahayanya jauh lebih redup dibandingkan fotosfer Matahari.

Ketika terjadi gerhana total, fotosfer tertutup oleh Bulan sehingga cahaya korona menjadi lebih mudah terlihat.

Selain struktur putih yang memanjang keluar dari Matahari, pengamat juga berpeluang menyaksikan prominensa. Fenomena ini dapat terlihat sebagai tonjolan atau lengkungan berwarna merah muda di sekitar tepi Bulan.

Ukuran struktur korona juga dapat tampak beberapa kali lebih besar dibandingkan diameter Matahari. Bentuk dan tingkat kerumitannya sangat berkaitan dengan aktivitas medan magnet Matahari.

Ketika aktivitas Matahari meningkat, korona biasanya menunjukkan struktur yang lebih rumit dan menjulur ke berbagai arah. Sebaliknya, ketika aktivitas menurun, bentuk korona cenderung lebih teratur dan mendekati simetris.

Kondisi Korona pada GMT 12 Agustus 2026

Gerhana Matahari Total pada 12 Agustus 2026 berlangsung ketika aktivitas Matahari mulai bergerak turun setelah Siklus Matahari 25 mencapai fase puncak pada Oktober 2024.

Meski demikian, aktivitas Matahari diperkirakan masih cukup tinggi. Kondisinya diprediksi belum serendah periode minimum, tetapi juga tidak serumit ketika Matahari berada di sekitar puncak siklus aktivitasnya.

Korona yang muncul kemungkinan masih menunjukkan aliran kuat yang membentang jauh ke luar angkasa. Namun, bentuknya diperkirakan tidak sepenuhnya simetris.

Penampakan tersebut belum dapat dipastikan secara detail karena sangat bergantung pada kondisi magnetik Matahari menjelang gerhana.

Posisi kelompok bintik Matahari, keberadaan prominensa, hingga kemungkinan terjadinya erupsi juga dapat memengaruhi bentuk korona yang terlihat.

Jadwal Fase Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026

Bagi masyarakat yang ingin mengikuti fenomena tersebut melalui siaran langsung, sejumlah platform yang dapat digunakan antara lain kanal resmi NASA, Royal Observatory Greenwich, European Space Agency (ESA), serta ESA Web TV.

Berikut perkiraan waktu fase Gerhana Matahari 12 Agustus 2026 berdasarkan waktu Indonesia:

  • Gerhana sebagian dimulai (P1): 22.34 WIB, 12 Agustus 2026.
  • Gerhana total dimulai di lokasi awal (U1): 23.57 WIB, 12 Agustus 2026.
  • Puncak gerhana: 00.45 WIB, 13 Agustus 2026.
  • Gerhana berakhir sepenuhnya: 02.57 WIB, 13 Agustus 2026.

Jadi, meskipun tanggal fenomenanya adalah 12 Agustus berdasarkan waktu universal, sejumlah fase gerhana di Indonesia berlangsung hingga dini hari 13 Agustus 2026.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


198 views