Resmi Rilis! Dapodik LKP 2026 Kemendikdasmen Bikin Kaget Operator

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti,
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti (KalderaNews/JS de Britto)
Sharing for Empowerment

Kemendikdasmen luncurkan Dapodik LKP 2026! Cek fitur baru, kemudahan input data, dan dampaknya bagi penyaluran bantuan di sini.

JAKARTA, KalderaNews.com – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) secara resmi meluncurkan pemutakhiran Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Lembaga Kursus Tahun 2026.

Peluncuran ini dipimpin langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, di Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Puspita Martha International Beauty School, Jakarta, pada Kamis (17/9/2026).

Acara ini diselenggarakan bertepatan dengan pelepasan alumni Program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) yang siap berkarier di luar negeri.

BACA JUGA:

Peluncuran Dapodik LKP versi terbaru ini menandai era baru tata kelola pendidikan nonformal yang berbasis data valid, terintegrasi, dan up to date.

Fondasi Kebijakan dan Budaya Baru Tata Kelola Education Nonformal

Mendikdasmen Abdul Mu’ti menegaskan pentingnya data yang akurat sebagai fondasi utama pengambilan kebijakan pemerintah di sektor kursus dan pelatihan.

“Peluncuran Dapodik menjadi bagian penting dari arah kebijakan kami di masa depan agar data-data pendidikan itu semakin akurat, semakin valid, semakin up to date, dan terus kita upgrade sehingga menjadi dasar dalam kami mengambil kebijakan di berbagai bidang,” ujar Abdul Mu’ti.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus, Tatang Muttaqin, menekankan bahwa data bukan sekadar angka administrasi belaka, melainkan penentu siapa yang berhak mendapatkan kesempatan dan intervensi program pemerintah.

“Data menentukan keputusan dan juga intervensi. Data yang akurat bukan hanya membuat administrasi lahir, tapi juga membuat program lebih tepat sasaran. Ini adalah upaya membangun budaya baru dalam tata kelola pendidikan nonformal,” terang Tatang.

Fitur Baru Dapodik LKP 2026: Apa Saja yang Berubah?

Versi 2026 menghadirkan sejumlah penyempurnaan signifikan untuk mempermudah pekerjaan operator LKP di seluruh Indonesia serta meminimalisir risiko data ganda maupun anomali.

  • Penyederhanaan Variabel: Struktur pendataan lebih ringkas dan fokus pada poin krusial.
  • Satu Akses Terintegrasi: Tidak ada lagi pemisahan rumit antara laman Dapodik dan laman manajemen tenaga pendidik/peserta didik.
  • Indikator Peringatan Dini: Deteksi otomatis data yang belum di-update atau bermasalah sebelum sinkronisasi dilakukan.
  • Penguatan Validasi Identitas: Integrasi ketat untuk memastikan keabsahan data peserta didik dan lulusan.

Respon Positif dari Para Operator LKP

Perubahan pada versi 2026 ini langsung dirasakan manfaatnya oleh para operator di lapangan yang sehari-hari mengelola data lembaga.

Operator & Asal LKPKendala Versi LamaKesan Versi Dapodik LKP 2026
Adam
(LKP Citra International Tourism Institute, Bogor)
Butuh waktu memahami alur; sering riset ulang data yang belum lengkap sebelum sinkronisasi.Tampilan lebih sederhana. Adanya indikator data yang belum di-update sangat membantu mempercepat koreksi.
Ayu
(LKP Amaya, Depok)
Harus bolak-balik membedakan laman Dapodik dan laman manajemen.Sangat mudah karena semua fitur pendataan guru dan siswa dapat diakses dalam satu website.

Melalui integrasi dan kemudahan sistem ini, Kemendikdasmen berharap seluruh LKP, Dinas Pendidikan daerah, dan pemangku kepentingan dapat melakukan pembaruan data secara berkala demi mendorong transparansi pendidikan nonformal di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


102 views