
Bus TransJakarta koridor 10H diadang rombongan pengantar jenazah di Gunung Sahari, Jakarta Pusat, hingga memicu adu mulut dan kemacetan.
JAKARTA, KalderaNews.com – Bus TransJakarta koridor 10H bernomor armada SAF 071 diadang rombongan pengantar jenazah di persimpangan lampu merah Pasar Baru Timur, Gunung Sahari, Jakarta Pusat, Senin (12/10/2026).
Insiden tersebut memicu adu mulut antara sopir bus dan sejumlah anggota rombongan hingga sempat menghambat arus lalu lintas.
Peristiwa itu menjadi perhatian publik setelah rekaman ketegangan antara kedua pihak beredar di media sosial. Berdasarkan keterangan awal PT Transportasi Jakarta (TransJakarta), bus sedang melintas ketika lampu lalu lintas menunjukkan warna hijau sebelum akhirnya dihentikan oleh iring-iringan pemotor pengantar jenazah.
BACA JUGA:
- Viral! Donasi Rp14,3 Juta di Kitabisa Cuma Dikasih Rp600 Ribu, Alibi Yayasan Respek Peduli “Potongan Iklan”
- Viral di Threads Curhat Wali Murid Dimusuhin Guru TK Gegara Bayar SPP ke Rekening Resmi
- Viral! Aksi Anarkis Oknum Suporter pada Tim U18 Persib
Kronologi Bus TransJakarta Diadang Rombongan Pengantar Jenazah
Situasi di persimpangan Pasar Baru Timur sempat memanas ketika sopir bus dan sejumlah anggota rombongan pengantar jenazah terlibat adu mulut.
Perselisihan tersebut membuat kendaraan dari beberapa arah tertahan dan mengganggu kelancaran lalu lintas di kawasan Gunung Sahari.
Kepala Departemen Humas dan CSR TransJakarta, Ayu Wardhani, menyampaikan bahwa petugas yang berada di lokasi segera turun tangan untuk meredakan ketegangan.
Berdasarkan investigasi awal perusahaan, bus koridor 10H melintas saat lampu lalu lintas berwarna hijau sebelum dihentikan oleh rombongan tersebut.
Penanganan di lokasi membuat rombongan pengantar jenazah dapat kembali melanjutkan perjalanan. Sementara itu, armada TransJakarta dilaporkan terhindar dari kerusakan.
TransJakarta Soroti Keselamatan Pelanggan dan Pramudi
Manajemen TransJakarta menyayangkan insiden yang melibatkan armadanya tersebut. Perusahaan juga menegaskan bahwa keselamatan pelanggan dan perlindungan terhadap pramudi tetap menjadi perhatian dalam operasional layanan.
Ayu mengimbau masyarakat yang menemukan kejadian atau pelayanan yang dinilai kurang berkenan agar menyampaikan laporan melalui kanal resmi TransJakarta. Laporan tersebut sebaiknya disertai bukti pendukung agar dapat ditindaklanjuti.
TransJakarta menyatakan laporan masyarakat akan menjadi bahan untuk penanganan lebih lanjut. Adapun insiden di persimpangan Pasar Baru Timur tersebut menjadi perhatian setelah videonya tersebar luas di media sosial.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com


Leave a Reply