Keluarga Tempat Ideal Pewarisan Bahasa Daerah ke Anak-anak




Peta Sebaran Bahasa Daerah di Indonesia
Peta Sebaran Bahasa Daerah di Indonesia (Foto: Ethnolouge)

JAKARTA, KalderaNews.com – Plt. Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Dadang Sunendar mengimbau para orangtua untuk mewariskan bahasa daerah ke anak-anaknya agar tetap lestari mulai dari lingkungan keluarga.

Bahasa daerah sebaiknya digunakan anak-anak sejak kecil dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan keluarganya. Hal ini dapat menjadi dasar bagi mereka memahami lingkungan sekitarnya selain sebagai sarana komunikasi. Bahasa ibu adalah bahasa yang pertama kali dipelajari oleh seseorang sejak kecil secara alamiah.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2010, penduduk Indonesia berusia di atas 5 tahun yang masih menggunakan bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari sebanyak 79,5 persen.

BACA JUGA:

Akan tetapi, dalam konteks sosial budaya di Indonesia, konsep bahasa ibu ini tidak serta merta dan secara sederhana dapat dilihat dari pemakaian bahasa sehari-hari di rumah.

Sejauh ini Kemendikbud berupaya melakukan pelindungan bahasa dan sastra di Indonesia sejak 1991 lalu. Dari 718 bahasa yang telah teridentifikasi atau terpetakan, 90 di antaranya telah dilakukan kajian berdasarkan status atau vitalitas bahasa.

Sebanyak 21 bahasa dari jumlah tersebut telah terkonservasi dan 24 bahasa terevitalisasi serta 314 bahasa tervalidasi.

Sementara itu, Ketua Harian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO, Arief Rachman, berpendapat kelestarian bahasa akan memperkokoh mutu manusia itu sendiri.

Bahasa daerah memiliki empat kekuatan yakni menguatkan rasa kekeluargaan, mampu menumbuhkan toleransi, saling mengenalkan satu dengan yang lain, dan menjaga perbedaan.

“Mudah-mudahan bahasa daerah tidak hanya dalam nyanyian saja tapi digunakan dalam keseharian kita,” ujarnya.

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu.




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*