Ini Alasan Najelaa Shihab Tetap Optimis dengan Masa Depan Pendidikan di Indonesia

Founder of Sekolah dan Kampus Guru Cikal, Najelaa Shihab, Co-Founder SabangMerauke sekaligus Staf Khusus Presiden RI, Ayu Kartika Dewi dan Master Candidate of Sustainable Development Diplomacy, Wageningen University, Citra T.R. Siagian (Moderator) saar webinar Next Education Syatem: Think Globally, Act Locally dari rangkaian Indonesian Youthquake 2020 yang dihelat PPI Belanda pada Sabtu, 8 Agustus 2020
Founder of Sekolah dan Kampus Guru Cikal, Najelaa Shihab, Co-Founder SabangMerauke sekaligus Staf Khusus Presiden RI, Ayu Kartika Dewi dan Master Candidate of Sustainable Development Diplomacy, Wageningen University, Citra T.R. Siagian (Moderator) saar webinar Next Education Syatem: Think Globally, Act Locally dari rangkaian Indonesian Youthquake 2020 yang dihelat PPI Belanda pada Sabtu, 8 Agustus 2020 (KalderaNews/JS de Britto)
Sharing for Empowerment

AMSTERDAM, KalderaNews.com – Founder of Sekolah dan Kampus Guru Cikal, Najelaa Shihab mengaku tetap optimis dengan masa depan pendidikan di Indonesia di tengah berbagai tantangan yang harus dihadapi. Mulai dari inovasi, SDM guru-guru dengan praktik baiknya, karakter lokal hingga 20% APBN untuk pendidikan menjadi dasar optimismenya.

“Waktu aku terjun ke pendidikan sampai sekarang, sebetulnya aku jauh lebih optimis, karena semakin banyak membuktikan praktik-praktik baik. Contohnya, inovasi itu ada dan banyak dalam berbagi bentuknya,” tegasnya saat menjadi narasumber webinar Next Education Syatem: Think Globally, Act Locally dari rangkaian Indonesian Youthquake 2020 yang dihelat PPI Belanda pada Sabtu, 8 Agustus 2020.

Ia menambahkan kalau ngomong sekolah yang bagus, itu tuh dari yang mulai dari kota besar Jakarta, misalnya swasta dengan fasilitas yang sangat baik yang konteksnya untuk memenuhi kebutuhan anak-anak dengan karakteristik tertentu, sampai yang di Lubuk Linggau, salah satu jaringan sekolah merdeka belajar yang betul-betul dari airport naik mobil 3 jam lalu naik sampan 7 jam lagi, itu tuh kayak ada di mana-mana.




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*