LPDP, Dikti dan StuNed Bersinergi Tawarkan Program Beasiswa Master ke Belanda

Seremoni penandatanganan Cooperation Agreement: DIKTI-LPDP-STUNED Joint Scholarship Program
Seremoni penandatanganan Cooperation Agreement: DIKTI-LPDP-STUNED Joint Scholarship Program (KalderaNews/Neso Indonesia)

JAKARTA, KalderaNews.com – Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan Nuffic Neso Indonesia bersinergi dan berkolaborasi menyiapkan SDM unggul Indonesia melalui program beasiswa bersama (Joint Scholarship Program) untuk menempuh jenjang master pada bidang prioritas pembangunan Indonesia dan bidang keahlian di Belanda.

Beasiswa ini diperuntukkan bagi warga negara Indonesia potensial dan memiliki bakat akademik untuk menempuh pendidikan jenjang master di universitas terkemuka di Belanda. Agenda kerja sama bilateral kedua negara ini dimaksudkan untuk memberikan kesempatan kepada para penerima program beasiswa melanjutkan studi di perguruan tinggi terkemuka di Belanda untuk bidang yang berkaitan dengan Pengelolaan dan Teknologi Air, Kewirausahan Berkelanjutan dan Ekonomi Sirkular yang berfokus pada Perikanan dan Kelautan dan Ilmu dan Teknologi Perikanan dan Kelautan.

BACA JUGA:

Secara khusus program beasiswa ini bertujuan untuk mengoptimalkan SDM Indonesia yang berfokus pada beberapa bidang spesifik yang relevan bagi prioritas pembangunan Indonesia dengan menargetkan potensi anak muda Indonesia untuk menempuh jenjang master mereka di Perguruan Tinggi Belanda yang berfokus pada area:

  1. Manajemen dan Teknologi Perairan
  2. Kewirausahaan, Ekonomi berkelanjutan yang berfokus pada Perikanan dan Kelautan
  3. Ilmu Teknologi Perikanan dan Kelautan

Penandatanganan ‘Cooperation Agreement: DIKTI-LPDP-STUNED Joint Scholarship Program’ dilakukan secara luring dan disiarkan langsung melalui YouTube DIKTI dan LPDP pada Senin, 19 April 2021. Acara ceremonial ini dihadiri oleh para pimpimpan lembaga seperti Dirjen DIKTI, Prof. Ir. Nizam, Sekretaris Dirjen DIKTI, Dr. Ir. Paristiyanti Nurwardani, Dirjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan RI, Andin Hadiyanto, Direktur Beasiswa LPDP, Dwi Larso, Direktur Nuffic Neso Indonesia, Peter van Tuijl, Sekretaris Kedua Bidang Politik Kedutaan Besar Belanda di Indonesia, Joris Ramm, perwakilan Perguruan Tinggi Belanda, beberapa perwakilan asosiasi alumni Belanda di Indonesia dan 200 perwakilan Perguruan Tinggi se-Indonesia.

Pada kesempatan tersebut Direktur Jenderal DIKTI, Prof. Ir. Nizam menyampaikan bahwa DIKTI akan berkontribusi dan berkomitmen penuh dalam perumusan dan pelaksanaan kebijakan untuk mewujudkan SDM unggul Indonesia sesuai agenda prioritas pembangunan nasional.

Sementara itu Direktur Beasiswa LPDP, Dwi Larso berharap melalui pendanaan beasiswa co-funding yang dikolaborasikan, mampu memberikan kesempatan kepada talenta terbaik Indonesia untuk memperkuat ilmu dan teknologi melalui studi pada berbagai sektor unggulan di Belanda.

Direktur Nuffic Neso Indonesia, Peter van Tuijl
Direktur Nuffic Neso Indonesia, Peter van Tuijl (KalderaNews/Neso Indonesia)

Direktur Nuffic Neso Indonesia, Peter van Tuijl pun menyambut baik program kerja sama ini dan berharap universitas terkemuka di Belanda dapat memberikan kemampuan terbaiknya pada keilmuan dan teknologi perairan untuk mendukung Indonesia memperkuat prioritas pembangunan nasional.

Program Kerja Sama Beasiswa ini akan dimulai pada 2021 untuk durasi studi sepanjang 1 tahun atau 2 tahun. Beasiswa diberikan melalui skema co-funding antar pihak yang mencakup seluruh pendanaan terkait biaya studi/institusi di universitas Belanda yang meliputi biaya kursus bahasa dan akulturasi Belanda, biaya visa pelajar, biaya kuliah, asuransi kesehatan, materi studi, tunjangan skripsi, dan biaya pengelolaan ke Universitas Belanda.

Di samping itu para penerima program beasiswa kerja sama tersebut juga akan memperoleh tunjangan hidup bulanan, tiket keberangkatan dan kepulangan internasional, tunjangan kedatangan, dan manfaat lain yang relevan sebagaimana diatur dalam peraturan dan ketentuan yang berlaku.

Seluruh pihak yang terlibat pada kerja sama ini berkomitmen untuk melaksanakan dan melakukan pengawasan berkala supaya program dapat berjalan dengan tata kelola yang baik dan berjalan secara efektif dan efisien.

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*