Keluarga, Sekolah dan Masyarakat Jadi Pilar Internalisasi Nilai Pancasila




Anak-anak bermain di Taman Pintar Yogyakarta
Anak-anak bermain di Taman Pintar Yogyakarta (KalderaNews/JS de Britto)

JAKARTA, KalderaNews.com – Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Dirjen Paudasmen), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Jumeri, menyebut ada tiga pilar dalam pendidikan, yaitu keluarga, sekolah dan masyarakat.

Ketiga pilar tersebut, kata dia, berperan untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan bagi siswa di sekolah dasar.

Dengan terbangunnya kerja sama antara guru, sekolah dan masyarakat, diharapkan dapat menumbuhkan ide atau gagasan inovasi dan kreativitas yang tepat di masa pandemi ini.

BACA JUGA:

“Belajar memang tidaklah selalu mudah, tapi inilah saatnya kita berinovasi dan kreativitas. Saatnya kita melakukan berbagai eksperimen, inilah saatnya kita memulai yang lebih baik di masa depan,” tandasnya saat pembukaan Gema Pertiwi Pelajar Pancasila yang disiarkan melalui Youtube Kemendikbud RI, Selasa, 10 November 2020.

Sementara itu, Direktur Sekolah Dasar, Kemendikbud, Sri Wahyuningsih dalam laporannya menyampaikan, penyelenggaraan Gebyar Gema Pertiwi merupakan apresiasi terhadap kreativitas dan inovasi peserta didik yang dilaksanakan sebagai salah satu upaya dalam rangka pembinaan peserta didik di masa pandemi Covid-19.

“Secara khusus, acara ini bertujuan untuk mendukung upaya terwujudnya pelajar Pancasila melalui proses internalisasi nilai-nilai Pancasila pada peserta didik sekolah dasar, serta meningkatkan literasi digital, literasi science, serta literasi budaya dan kekeluargaan melalui pembuatan video pendek dan menciptakan lagu yang memuat internalisasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat, dan teman-temanmu




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*