Selamat, Inilah Para Pemenang Puspiptek Motion Graphic Competition 2020

Ilustrasi: Kemenristek-BRIN bersama Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek) mengumumkan pemenang Puspiptek Motion Graphic Competition (PMGC) 2020. (KalderaNews,com/Ist.)
Ilustrasi: Kemenristek-BRIN bersama Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek) mengumumkan pemenang Puspiptek Motion Graphic Competition (PMGC) 2020. (KalderaNews,com/Ist.)

JAKARTA, KalderaNews,com – Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Indonesia (Kemenristek-BRIN) bersama Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek) mengumumkan pemenang Puspiptek Motion Graphic Competition (PMGC) 2020. Kepala Puspiptek Sri Setiawati mengumumkan 3 juara dari 2 kategori dalam kompetisi PMGC 2020.

BACA JUGA:

Berikut daftar juaranya:

Kategori Pelajar

  1. SMAN 12 Kota Bekasi dengan judul “Bioetanol Sebagai Energi Alternatif Ramah Lingkungan”.
  2. MAN 11 DKI Jakarta dengan judul “Inovasi Hidrogen Ramah Lingkungan”.
  3. MAN 2 Kota Malang, dengan judul “Drone Physical Distancing”.

Kategori Mahasiswa

  1. Ruang 309 dari Institut Teknologi Sepuluh November dengan judul “Deteksi Penyakitmu Pakai Si Mungil Teknisium”.
  2. Doa Ibu dari Institut Teknologi Bandung dengan judul “A Miracle Within Reach”.
  3. Ayni dari Institut Teknologi Bandung dengan judul “Inovasi Energi untuk Masa Depan Indonesia”.

Motion Graphic sendiri merupakan gabungan desain-desain berbasis media visual dengan memasukkan beberapa elemen-elemen berbeda, seperti animasi, film, ilustrasi, musik, photography, typography, dan videography. PUSPIPTEK Motion Graphic Competition 2020 mengambil tema “Pemanfaatan Inovasi Teknologi dalam Kehidupan Sehari-hari”.

Menristek- Kepala BRIN, Bambang PS Brodjonegoro mengatakan, terdapat tiga komponen yang dinilai dewan juri dalam kompetisi PMGC 2020.

“Pertama adalah aspek teknis kesesuaian tema dengan pesan yang disampaikan lewat hasil karya. Kedua, aspek kreativitas dalam penggunaan teknik motion graphic, dan ketiga aspek keindahan atau estetika,” ucapnya.

Hasil karya para finalis peserta lomba PMGC juga dijadikan konten digital pada virtual exhibiton I2E yang digelar Kemenristek/BRIN.

“Semoga Puspiptek dan Kemenristek/ BRIN dapat menjalankan kembali berbagai perlombaan lainya sehingga kegiatan promosi atau publikasi dapat mencakup produk inovasi yang lebih luas,” tambahnya.

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*