WHO: Begini Tip Persiapan Jelang Pembelajaran Tatap Muka, Mudah Kok, Gaes!

Ilustrasi: Kuliah Tatap Muka akan dimulai Juli 2021. (KalderaNews.com/Ist.)
Ilustrasi: Kuliah Tatap Muka akan dimulai Juli 2021. (KalderaNews.com/Ist.)

JAKARTA, KalderaNews.com – Kamu sudah siap belajar kembali di kelas? Nah, untuk mempersiapkan diri kembali ke sekolah dan kampus, ada baiknya kamu mempersiapkan diri sendiri, agar tetap bisa belajar dan sehat selalu.

Pemerintah memang telah memberikan ijin kepada sekolah dan kampus untuk mulai uji coba pembelajaran tatap muka. Beberapa daerah bahkan telah melakukannya.

BACA JUGA:

Nah, berikut ini tip yang diberikan WHO untuk para orangtua dan pelajar yang akan kembali ke sekolah dan kampus.

Tip yang dilakukan siswa atau mahasiswa:

  • Selalu menjaga kesehatan diri dan sekitar dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat ketika berada di lingkungan sekolah. Sesering mungkin mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun atau menggunakan hand sanitizer berbasis alkohol. Selalu pastikan untuk tidak menyentuh bagian wajah dan tidak berbagi alat makan dan makanan kepada teman-teman di sekolah.
  • Jadilah pemimpin dalam menjaga kesehatan diri di sekolah atau di rumah. Misal dengan berbagi pengetahuan tentang Covid-19 dengan keluarga atau teman dari sumber terpercaya.
  • Mempraktikkan contoh baik, seperti seperti bersin atau batuk menggunakan tisu atau pada bagian siku.
  • Jangan menstigmatisasi teman atau orang sekitar yang sedang sakit. Perlu diingat bahwa virus Covid-19 tak mengenal batasan geografis, etnis, usia, kemampuan atau jenis kelamin.
  • Beri tahu orangtua jika ada anggota keluarga lain atau pengasuh sedang tidak sehat. Pastikan untuk tetap berada di rumah jika dalam keadaan seperti itu.
  • Jika kondisi badan kamu tidak baik, segera bicarakan dengan orangtua dan guru. Selalu cek kondisi badan kamu agar tetap sehat.

Tip bagi orangtua:

  • Pantau terus kondisi kesehatan anak dan jauhkan mereka dari sekolah jika sedang dalam keadaan tidak sehat.
  • Jadilah panutan bagi anak dalam menerapkan protokol kesehatan.
  • Bantu anak-anak mengungkapkan perasaan yang sedang mereka rasakan untuk menghindari terjadinya stres. Jika anak mudah stres, maka imun tubuhnya akan menurun dan lebih mudah terserang penyakit.
  • Selalu berkoordinasi dengan pihak sekolah atau kampus untuk mempersiapkan anak kembali ke sekolah, dan pastikan bahwa sekolah telah menerapkan protokol kesehatan dengan tepat.

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu.




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*