Rentetan Gempa Mentawai dan Zona Megathrust, Inilah Penjelasannya

gempa mentawai, zona megathrust,zona subduksi
Ilustrasi: Zona Megathrust yang berada di Indonesia. (doc. KalderaNews/Ist)

JAKARTA, KalderaNews.com – Kepulauan Mentawai diguncang gempa sebanyak dua kali. Pertama, gempa melanda dengan kekuatan 5,7 pada Senin (03/5) dan gempa kedua pada Rabu (05/5) dengan kekuatann 5.8. Dua kejadian alam ini menjadi pengingat bahwa Kepulauan Mentawai berada di zona megathrust.

Zona megathrust merupakan istilah lain zona subduksi. Kepulauan Mentawai berada di area ini. subduksi adalah proses geologi wilayah kerak bumi yang terdapat pada batas dua lempeng tektonik litosfer.

BACA JUGA:

Zona subduksi dapat terjadi di antara dua lempeng benua, antar dua lempeng samudra maupun antara lempeng benua dan samudra. Kerak samudra biasanya tenggelam ke dalam kerak benua yang lebih ringan.

Zona subduksi Selat Sunda disebut juga Sunda Megathrust. Zona ini membentang sepanjang 5500 km dari Myanmar bagian utara menuju barat daya wilayah Sumatra dan berlanjut hingga ke selatan pulau Jawa dan Bali dan berakhir di Australia.

Zona yang dimaksud merupakan zona struktur paling aktif di bumi bertanggungjawab atas sebagian besar gempa bumi yang dahsyat. Gempa bumi dan tsunami yang terjadi pada 2004 silam juga bagian dari gempa yang dimaksud tersebut.

Zona megathrust Sunda ini berbentuk lengkung, jadi kerap juga disebut lengkung sesar dengan bentuk seperti busur. Zona ini mulai diidentifikasi oleh ilmuwan sekitar tahun 1960-an. Zona subduksi juga menyebabkan terjadinya palung laut dan menyebabkan terjadinya pegunungan.

Dampak dari zona subduksi atau megathrust ini adalah gempa bumi, tsunami, dan gunung berapi. Gunung api yang berada di zona tersebut adalah Saint Helens dan Krakatau, disebut sebagai gunung api zona subduksi.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan, gempa kepulauan Mentawai ini berpusat di 2,0 Lintang Selatan dan 99,59 Bujur Timur. Tepatnya berlokasi di darat pada jarak 1km arah timur dari Kota Tuapejat, Kabupaten Kepulauan Mentawai. Kedalaman sumber gempa mencapai kedalaman 41 km.  

Selain terjadi di di Kepulauan Mentawai, gempa juga melanda pulau Sipora yang juga berada di zona megathrust Mentawai –Siberut.

Zona subduksi lain di bentangan bumi berada di sekitar Samudra Pasifik, lepas pantai Washington, Kanada, Alaska, Rusia, Jepang, dan Indonesia. Di Indonesia sendiri, terdapat enam zona megathrust dengan 16 segmen megathrust.

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan share pada saudara, sahabat dan teman-temanmu!

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*