Pelayanan Kesehatan Harus Tetap Bersemangat dan Optimis Hadapi Pandemi




Mahasiswa Prodi Kesehatan Universitas Duta Bangsa Solo
Mahasiswa Prodi Kesehatan Universitas Duta Bangsa Solo (KalderaNews.com/Dok.UDB)

SURAKARTA, KalderaNews.com – Pandemi jangan sampai menyiutkan semangat pelayan kesehatan. Di masa ini, ujar Kepala Badan PPSDMK Kemenkes, Kirana Pritasari, pelayan kesehatan justru harus optimis, sebab mereka merupakan ujung tombak penanganan Covid-19.

Hal itu disampaikan dalam webinar nasional yang diadakan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa (UDB Solo). Webinar bertema “Optimisme Menghadapi Adaptasi Kebiasaan Baru Dalam Pelayanan Kesehatan Untuk Meningkatkan Keselamatan dan Efisiensi Biaya Di Era Pandemi Covid-19”.

BACA JUGA:

“Pelayanan kesehatan jangan sampai takut dan pesimis. Kalau kita saja pesimis bagaimana dengan masyarakat, mereka akan semakin kehilangan harapan nantinya,” ujar Kirana.

Hal senada disampaikan Zullies Ikawati. Guru besar Fakultas Kesehatan UGM Yogyakarta ini berharap, di masa pandemi, kesadaran masyarakat akan pentingnya vaksinasi semakin besar. Menurutnya, hal ini menjadi kunci penanganan pandemi.

“Pelayan kesehatan sedapat mungkin bisa mengkampanyekan pentingnya vaksinasi ini. Dengan begitu, masyarakat akan semakin sadar dan mau untuk mendapatkan suntik vaksin. Pelayan kesehatan harus mendorong masyarakat untuk secepatnya mendapat vaksin,” ujar Zullies.

Rektor UDB, Singgih Purnomo menuturkan, seminar ini diharapkan menjadi ajang sharing antar peneliti dari beberapa keilmuan kesehatan. Ia berharap, dapat dilakukan kerja sama penelitian antara UDB dan kampus lain di Indonesia.

“Saya berharap pandemi tidak menyurutkan semangat setiap dosen untuk terus berinovasi. Saya juga berharap ada kolaborasi penelitian yang bertemakan multidisiplin ilmu kesehatan baik secara internal, nasional, maupun internasional,” ujar Singgih.

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu!




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*