Tip Jitu Menerapkan Teknik Membaca Tanpa Mengeja untuk Anak Usia Dini




Ilustrasi: Mendampingi anak belajar di rumah. (Ist.)
Ilustrasi: Mendampingi anak belajar di rumah. (Ist.)

JAKARTA, KalderaNews.com – Kemampuan membca merupakan satu kemampuan yang harus dimiliki oleh setiap orang. Banyak hal yang dapat dikembangan dan diraih ketika kita mempunyai kemampuan membaca ini.  Dan kemampuan membaca sejak dini memperlukan peran orang tua.

Zaman dulu, para guru dan orang tua kita mengajari membaca dengan cara mengeja tiap huruf, lain halnya dengan masa kini. Bila cara mengeja anak diajarkan untuk menggabungkan dua huruf, sedangkan teknik tanpa mengeja anak diajarkan untuk menghafal suku kata pada setiap kata.

BACA JUGA:

Sebenarnya tidak banyak perbedaan dari kedua teknik ini. Membaca tanpa mengeja membuat anak lebuh mudah menghafal. Dalam mengajar anak membaca tanpa mengeja, terdapat prinsip yang harus diperhatikan yakni:

  • Tidak menggunakan istilah belajar, melainkan menggantinya dengan istilah bermain.
  • Tidak mengenalkan huruf.
  • Tidak menggunakan istilah suku kata, sebaliknya mengganti kata tersebut dengan nama.

Agar orang tua dapat berhasil mengajarkan anak membaca tanpa mengeja, inilah tip-tip khusus yang dapat dijadikan panduan:

Gunakan media belajar

Agar proses belajara mambaca jadi aktifitas yang menyenangkan bagi anak, orang tua dapat menggunakan media belajar sederhana yang menarik. Misalnya flashcard, buku, table atau huruf magnet.

Ajari anak sambil bermain bersama

Ciptakan waktu belajar sambil bermain agar suasananya terasa menyenangkan dan tidak cepat membuat anak bosan.

Batasi waktunya

Jika belajar terlalu lama, anak mungkin akan merasa bosan. Untuk itu sebaiknya ibu membatasi waktu belajar, namun secara perlahan durasi belajarnya ditingkatkan. Misalnya satu jam dalam sehari, kemudian pada pekan berikutnya dapat dilakukan satu jam dengan dua kali sesi, dan seterusnya.

Sesuaikan dengan mood anak

Siapapun tidak akan menyukai belajar dengan suasana hati yang tidak enak. Terutama anak-anak. Anak dapat diajak belajara saat hatinya merasa senang dan bersemangat, hasilnyapun akan lebih baik bila dibandingkan saat ia sedang lesu atau lelah.

Tip di atas dapat dipraktikkan oleh ibu atau ayah untu mengajari anak membaca tanpa mengeja. Satu hal yang pasti adalah setiap anak mempunyai kemampuan yang berbeda-beda, sehingga tidak perlu membandingkan antara satu anak dengan anak yang lainnya. Tetap ajari anak sesuai dengan kemampuan dan gaya belajarnya.

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu.




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*