Sambut Hari Tari Internasional, Begini Sejarah dan Jenis Tarian Indonesia yang Mendunia




Ilustrasi. Tari Piring dari Indonesia (Ist)
Ilustrasi. Tari Piring dari Indonesia (Ist)

JAKARTA, KalderaNews.com – Pada tanggal 29 April setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Tari Internasional, termasuk Indonesia.

Menurut dari berbagai sumber dikatakan, bahwa Hari Tari Internasional itu pertama kali dicanangkan pada tahun 1982 oleh lembaga tari internasional CID–Counseil Internasional de la Danse.

Tujuannya adalah untuk mengajak seluruh warga dunia berpartisipasi untuk menampilkan tarian-tarian negara mereka yang jumlahnya beragam.

BACA JUGA:

Kemudian pada tahun 2003, Professor Alkis Raftis yang saat itu menjadi Presiden CID mengatakan bahwa pelestarian budaya menari masih sangat minim, lataran tidak ada lembaga atau organisasi yang mendanai bidang seni tersebut secara memadai, tidak ada pendidikan seni tari, sehingga ketertarikan warga untuk menekuni bidang tari masih sangat rendah.

Lalu, CID bersama-sama dengan UNESCO menjadi wadah bagi para warga dunia untuk mementaskan pertunjukan tari dari budaya mereka, dengan harapan semua generasi muda dapat terus melestarikan budaya melalui seni tari.

Selanjutnya pada awal tahun 2007, promosi untuk merayakan Hari Tari semakin gencar dilakukan, yang berfokus pada anak-anak, lembaga tari internasional CID meminta seluruh anak sekolah untuk berpartisipasi dalam lomba menulis esai tentang tarian di negara mereka, melukis bertemakan tari, bahkan lomba menari yang dilakukan di jalanan.

Sejak saat itu, Hari Tari Dunia semakin diapresiasi warga sehingga banyak pertunjukan tari diadakan untuk memeringati Hari Tari Internasional.

Indonesia yang memiliki sejuta keanekaragaman budaya memiliki banyak tari-tarian yang sangat menarik untuk dipelajari dan dikatahui.

Keindahan dan keunikan tarian Indonesia telah diakui dalam kancah internasional, berikut ini adalah 5 tarian Indonesia yang telah mendunia :

Tari Saman

Tari Saman merupakan tarian tradisional melayu asal Aceh Tenggara lebih tepatnya di dataran tinggi Gayo. Gerakan tarian ini unik karena menampilkan gerak tepuk tangan dan gerakan badan, kepala dan posisi badan. Tarian ini umumnya dimainkan oleh belasan atau puluhan laki-laki ataupun perempuan dalam jumlah ganjil. Hal tersebutlah yang menarik dalam tarian ini.

Tari Jaipong

Tari Jaipong berasal dari Jawa Barat yang merupakan kreativitas seniman asal Bandung, Gugum Gumbira pada tahun 1961. Tari yang biasa disebut Jaipongan ini merupakan gabungan antara gerakan Ketuk Tilu, Tari Topeng Banjet, dan Pencak Silat.

Tari Kecak

Tari Kecak berasal dari Bali yang telah diciptakann sejak tahun 1930-an. Tarian ini sudah sangat dikenal oleh mancanegara karena sering dipertunjukkan sebagai tari persembahan saat turis berlibur di Bali.

Tarian ditarikan oleh banyak laki-laki yang duduk melingkar yang menggunakan kostum kain bercorak kotak-kotak hitam-putih dibagian pinggangnya. Kandungan unsur mistis dengan mempertontonkan imu kekebalan tubuh menjadi daya tarik yang khas dari seni tari ini.

Tari Piring

Tari Piring berasal dari Minangkabau Sumatera Barat. Selain masyarakat lokal, turis mancanegara juga banyak mengagumi tarian unik yang menjadikan piring sebagai properti tari. Kelihaian para penari membolak-balikan piring yang ada ditangannya menjadi daya tarik tersendiri bagi para penontonnya.

*Jika artikel ini bermanfaat silakan kepada saudara, sahabat dan teman-temanmu.




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*