
INDRAMAYU, KalderaNews.com – Sebuah video menyayat hati yang menampilkan sejumlah siswa Sekolah Dasar (SD) di Indramayu viral di media sosial, memicu keprihatinan dan empati dari warganet.
Dalam video yang diunggah di platform TikTok oleh akun @bellatyangalit, terlihat jelas bagaimana sulitnya perjuangan para pelajar berseragam putih merah itu untuk mencapai sekolah.
Mereka tampak berjalan tanpa alas kaki menyusuri jalanan kampung yang rusak parah, becek, dan dipenuhi genangan air berlumpur.
BACA JUGA:
- Viral! Perahu Boat Siswa Ini Mogok Saat Menuju ke Sekolah, Aksi Heroik Temannya Tuai Pujian Warganet
- Miris! Video Tawuran Bocil SD di Depok Viral, Libatkan SD Cilangkap 08 dan SD Cilangkap 05
- Viral! Video Tak Senonoh Siswi MTS di Tuban, Bukannya Diadvokasi, Sekolah Justru Keluarkan Korban
Demi menjaga sepatu mereka tetap bersih hingga tiba di sekolah, tak sedikit dari siswa-siswi tersebut yang terpaksa melepaskan alas kaki mereka dan mengalungkannya di leher.
Di tengah kondisi yang memprihatinkan itu, seorang siswi SD berkerudung putih dengan seragam lengkap dan sepatu hitam tergantung di lehernya menyampaikan pesan menyentuh kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Dengan nada polos namun penuh harap, ia mengungkapkan keluh kesahnya mewakili teman-temannya.
“Pak Dedi Mulyadi, Pak Dedi kami ikut perintahmu setiap berangkat sekolah kami jalan kaki, ini jalan satu-satunya yang kami punya,” ujarnya.
Lebih lanjut, siswi tersebut mengungkapkan bahwa kondisi jalan rusak di kampung mereka telah berlangsung sangat lama, bahkan mencapai 15 tahun, namun belum ada perhatian atau bantuan dari pemerintah.
“Pak Dedi bukankah ini negeri merdeka, bantulah kami untuk mendapatkan indahnya kemerdekaan, Pak Dedi kami adalah rakyatmu bila pemimpin lain tidak mampu mendengar suara kami, kami masih punya Pak Dedi Bapa Aing,” lanjutnya dengan nada yang menyiratkan harapan besar kepada sang gubernur.
Kisah pilu para siswa SD di Indramayu ini menjadi viral dan menjadi sorotan publik, menyoroti pentingnya perhatian pemerintah terhadap infrastruktur di daerah, terutama yang berdampak langsung pada akses pendidikan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.
Harapan kini tertumpu pada respons cepat dan nyata dari pihak terkait, khususnya Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, untuk mewujudkan “indahnya kemerdekaan” yang didambakan oleh anak-anak tersebut.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply